Sukabumi Pacu Target Luas Tambah Tanam untuk Dukung Swasembada Pangan
📅 Jumat, 22 Agu 2025, 10:43 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: PVTPP
JAKARTA – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Untuk itu dilakukan rapat koordinasi Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat, yang digelar di Aula Dinas Pertanian, pada hari Kamis (21/8).
Dalam kesempatan itu dibahasa peningkatan target Luas Tambah Tanam (LTT) untuk bulan Agustus 2025 sekaligus menekankan pentingnya validasi data luas panen dinas pertanian dengan luas panen berdasarkan kerangka sampling area yang dikeluarkan BPS.
Kepala PVTPP, Leli Nuryati, menegaskan bahwa perbaikan akurasi data menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan. Ia menyoroti adanya ketidaksesuaian antara data lapangan dan estimasi potensi luas panen yang resmi dikeluarkan oleh BPS, yang menurutnya perlu segera diklarifikasi melalui verifikasi bersama.
“Data yang kita gunakan harus benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan, sehingga arah kebijakan lebih tepat sasaran,” ujarnya melalui keterangan tertulisnya pada hari Jumat (22/8).
Ia mengungkapkan, ketidaksesuaian data sering menjadi tantangan tersendiri. Beberapa wilayah bahkan menunjukkan rasio panen yang dinilai melampaui batas jika dibandingkan dengan luasan baku sawah. Hal ini terjadi karena adanya penanaman diluar luas baku sawah (LBS).
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk itu, BPS Provinsi Jawa Barat menekankan pentingnya verifikasi lapangan menggunakan teknologi pencatatan berbasis koordinat dan dokumentasi visual, dengan menyampaikan informasi lokasi, luasan lahan dan waktu tanam, yang diverifikasi bersama dengan BPS dan dinas pertanian.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap, menyampaikan pihaknya telah memetakan sejumlah potensi tanam baru meski dihadapkan pada kendala bencana alam dan keterbatasan air. “Capaian target dioptimalkan dengan upaya yang maksimal yang dapat kami lakukan asalkan data disandingkan secara cermat bersama BPS” tambahnya.
Rapat koordinasi ini menghasilkan kesepahaman bahwa penyandingan data, identifikasi lahan potensial, serta dokumentasi berbasis bukti lapangan merupakan langkah penting untuk menutup celah perbedaan data. Sinergi antara Dinas Pertanian, BPS, dan PVTPP diharapkan mampu memperkuat akurasi pencatatan sekaligus memastikan target LTT Sukabumi tercapai sesuai arahan pemerintah pusat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!