Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dibayangi 'Profit Taking', 12 Agustus 2026

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 08:43 WIB | Oleh:
Dibayangi 'Profit Taking', 12 Agustus 2026 Doc: istimewa

JAKARTA – Rupiah masih berpotensi melemah pada per­dagangan hari ini, (12/8), seiring peluang aksi ambil untung setelah penguatan signifikan pada awal pekan ini. Tekanan teknikal tersebut dapat membuat pelaku pasar kembali me­lakukan pembelian dollar AS, sementara sentimen global dan pergerakan arus modal tetap menjadi faktor penting. 

Analis mata uang, Lukman Leong melihat investor meng­antisipasi data inflasi Amerika Serikat (AS). Karenanya, dia memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam per­dagangan, Rabu (12/8), bergerak di kisaran 17.750 – 17.900 rupiah per dollar AS dengan kecenderungan melemah.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Selasa (11/8), bergerak melemah 106 poin atau 0,60 persen dari sehari sebelumnya men­jadi 17.861 rupiah per dollar AS. “Pelemahan rupiah dipe­ngaruhi hubungan AS (Amerika Serikat) dengan Iran yang memupus harapan pembukaan kembali Selat Hormuz,” ujar Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi di Jakarta.

Dia menambahkan AS dan Iran sama-sama menuntut kompensasi atas serangan militer baru-baru ini, sehingga memupus harapan bahwa kedua pihak sudah mendekati kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Kedua negara tersebut dinyatakan melontarkan klaim yang bertentangan mengenai status Selat Hormuz. Wa­shington menyatakan bahwa jalur perairan tersebut tetap terbuka, sementara Teheran mengklaim telah menutup jalur itu menggunakan ranjau dan drone.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.