Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disnakertrans Rejang Lebong Dorong Keterlibatan Dunia Usaha dalam Perluasan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

📅 Rabu, 12 Agu 2026, 08:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disnakertrans Rejang Lebong Dorong Keterlibatan Dunia Usaha dalam Perluasan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Doc: ANTARA
Ket. Arsip foto - Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Rejang Lebong yang terletak di Jalan S Sukowati Curup.

REJANG LEBONG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mengajak para pelaku usaha di daerah itu untuk mendukung perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi kelompok pekerja rentan.

Kepala Disnakertrans Rejang Lebong, Mohammad Andhy Afrianto, di Rejang Lebong, Rabu (12/8), mengatakan pihaknya mendorong keterlibatan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan corporate social responsibility (CSR).

"Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong mendorong keterlibatan dunia usaha melalui program CSR dalam mendukung perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan," kata Andhy.

Dia menjelaskan Pemkab Rejang Lebong bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Rejang Lebong tengah menyiapkan regulasi daerah sebagai dasar penguatan kontribusi perusahaan terhadap program Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ).

Melalui program tersebut, kata dia, Pemkab Rejang Lebong menargetkan peningkatan cakupan kepesertaan agar semakin banyak pekerja rentan yang memperoleh perlindungan dari risiko kecelakaan kerja maupun kematian saat beraktivitas.

Menuurut dia, saat ini Pemkab Rejang Lebong telah menuntaskan pendataan calon penerima manfaat sebanyak 2.686 tenaga kerja rentan. Tahapan berikutnya adalah verifikasi, konfirmasi data, serta penerbitan Surat Keputusan (SK) yang ditargetkan selesai pada pertengahan Agustus 2026.

"Dengan selesainya tahapan ini, realisasi kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi tenaga kerja rentan ditargetkan mulai dilaksanakan pada akhir Agustus hingga awal September 2026," ujarnya.

Ditegaskannya, selain sasaran pekerja rentan Pemkab Rejang Lebong juga mendata tenaga kerja yang akan dibiayai melalui Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit. Secara keseluruhan, sebanyak 11.000 tenaga kerja telah terdata dalam sistem, namun pelaksanaannya masih menunggu penganggaran melalui Perubahan APBD.

Pemkab Rejang Lebong, tambah dia, terus memperkuat sosialisasi kepada masyarakat dan para pemberi kerja mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Sementara itu, untuk sektor perusahaan formal, hampir seluruh badan usaha yang beroperasi di Kabupaten Rejang Lebong tercatat sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Cara Unik Banten Mengembangkan Sikap Nasionalisme

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Cara Unik Banten Mengembang...
Nasional
Puluhan Jam di Meja Operasi...
Megapolitan
Baznas Bekasi Kucurkan Rp1 ...
Daerah
Cegah Antrean Panjang, Poli...
Advertisement
Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

Usai Prancis Membara, Kini Meksiko Rusuh Gara-gara Krisis Air

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.