Wabup Lamsel: Seni Bela Diri Pencak Silat Jadi Daya Tarik Pariwisata
📅 Selasa, 19 Agu 2025, 19:14 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Riadi Gunawan
LAMPUNG SELATAN - Wakil Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Muhammad Syaiful Anwar menyebut seni bela diri pencak silat dapat menjadi salah satu daya tarik wisata.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri kejuaraan pencak silat tingkat anak-anak hingga dewasa yang digelar DPD Kebudayaan Seni Tari (Kesti) Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (TTKKDH) Lamsel di GOR Way Handak, Selasa (19/8).
“Ke depan, kegiatan pencak silat bisa dilaksanakan di lokasi-lokasi wisata yang ada di Lampung Selatan. Dengan begitu, selain melestarikan budaya, juga sekaligus memajukan pariwisata daerah,” kata Wabup Muhammad Syaiful Anwar.
Oleh karena itu, dia meminta agar kegiatan semacam ini dapat terus digelar secara berkesinambungan mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi.

Sebaiknya Anda baca juga:
Suasana saat peserta kejuaraan seni bela diri pencak silat menampilkan kemampuannya di hadapan Wakil Bupati Lampung Selatan, Muhammad Syaiful Anwar dan tamu undangan di GOR Way Handak Kalianda. ANTARA/Riadi Gunawan
Ia juga menekankan bahwa seni dan olahraga tradisional dapat bersinergi dengan program unggulan Pemkab Lamsel, yaitu Agro Eduwisata.
Tidak hanya itu, Wabup menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong pengembangan seni bela diri tradisional sebagai upaya membentuk generasi yang tangguh, cerdas, dan berkarakter.
“Melalui olahraga, khususnya seni bela diri tradisional, kita dapat mencetak generasi penerus yang cerdas, tangguh, dan berkarakter,” ucapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Ketua DPD Kesti TTKKDH Lamsel Rudi Topan menjelaskan bahwa pencak silat tidak sekadar olahraga, tetapi juga warisan budaya yang sarat nilai luhur.
Menurut dia, setiap gerakan dalam pencak silat mencerminkan sportivitas, disiplin, keberanian, serta semangat persaudaraan.
“Pencak silat bukan hanya gerakan fisik, tetapi juga cerminan budaya, jati diri, dan karakter bangsa yang menjunjung tinggi kehormatan, persatuan, dan persaudaraan,” ujarnya.
Rudi berharap ajang ini dapat mempererat silaturahim antarpeserta sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda pada seni bela diri tradisional Indonesia. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!