Zulhas Sebut HET Beras Baru Tunggu Persetujuan Presiden
📅 Kamis, 14 Agu 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiZulhas menyebut pihaknya juga telah melakukan kunjungan ke beberapa pasar untuk meninjau pelaksanaan penyaluran beras SPHP.
"Saya keliling juga ke beberapa pasar, SPHP-nya belum sampai karena perlu waktu untuk menyiapkan. Kalau bisa 10 ribu (ton) satu hari, sehingga 1 bulan bisa 300 ribu (ton)," kata Zulhas.
Menanggapi itu, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyebut Bulog telah menyiapkan beberapa skema untuk percepatan penyaluran beras program SPHP.
Rizal mengatakan Bulog telah mendapat penugasan untuk segera menyalurkan beras SPHP untuk mengintervensi harga beras di lapangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita kan dalam penyaluran beras SPHP itu, yang pertama ke pengecer-pengecer pasar. Itu mereka menggunakan aplikasi SPHP, jadi pengecer-pengecer tersebut itu harus mengikuti aturan SPHP," kata Rizal di Jakarta, Rabu.
Skema penyaluran kedua, SPHP akan didistribusikan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Jumlah pendistribusian akan disalurkan sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah.
Selanjutnya, skema ketiga adalah penyaluran juga dapat dilakukan melalui koperasi pada kementerian maupun lembaga pemerintah lainnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kementerian dan lembaga kan ada koperasi-koperasinya itu. Itu boleh termasuk TNI/Polri ada koperasinya itu. Kemudian yang keempat adalah teman-teman BUMN, kayak PT POS, ID FOOD, terus PTPN, itu kan juga ada tuh koperasinya itu," ujarnya.
Bulog mencatat penyaluran beras SPHP sudah mencapai 18.500 ton hingga pekan pertama Agustus 2025. Pemerintah dan Bulog terus melakukan langkah stabilisasi harga salah satunya melalui penyaluran beras program SPHP yang ditargetkan 1,5 juta ton hingga Desember 2025.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!