Wali Kota: Fasilitas Publik di Bandung Harus Aman Bagi Pengunjung
📅 Rabu, 13 Agu 2025, 19:05 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Humas Kota Bandung
BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan komitmennya menjaga keselamatan warga di ruang-ruang publik, termasuk di kawasan Teras Cihampelas yang menjadi ikon wisata Kota Bandung.
Hal itu disampaikan saat memimpin apel pagi usai olahraga bersama jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) di Kantor Diskarmat Jalan Sukabumi Kota Bandung, Selasa (12/8).
Wali Kota Farhan menginstruksikan pengecekan menyeluruh terhadap titik-titik rawan di Teras Cihampelas serta penerapan standar keselamatan tertinggi. Baginya keselamatan adalah prioritas yang tak bisa ditawar.
“Satu nyawa saja yang celaka di Teras Cihampelas, seluruh jajaran Pemkot Bandung ikut bertanggung jawab. Fokus kita menjadikannya aman,” ujar dia.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Farhan memberikan apresiasi atas dedikasi, kesiapsiagaan, dan kekompakan Diskarmat Kota Bandung.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menyebut pekerjaan di pemadam kebakaran adalah salah satu yang paling berat di pemerintahan kota. Pasalnya memerlukan kekuatan fisik, kematangan emosional, kecerdasan, dan kerja sama tim yang solid.
“Pekerjaan ini bukan urusan satu orang. Sukses kita ditentukan oleh keyakinan bahwa di belakang kita selalu ada rekan yang siap memberi dukungan penuh,” ujar dia.
Wali Kota Farhan pun mengingatkan bahwa Kota Bandung tergolong rawan bencana, apalagi dengan anomali cuaca tahun ini yang ditandai curah hujan tinggi, angin kencang, dan potensi pergerakan tektonik di wilayah sekitar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia meminta Diskarmat selalu waspada, meningkatkan kapasitas, menguasai teknologi baru, memperkuat koordinasi lintas sektor, dan rutin menggelar edukasi serta simulasi tanggap darurat.
“Jangan anggap remeh tanda-tanda kecil. Pencegahan dan kesiapan jauh lebih penting daripada penanganan setelah kejadian,” tegas dia.
Wali Kota Farhan juga mengajak seluruh jajaran menghayati visi Bandung UTAMA (Unggul, Terbuka, Adil, Amanah, Maju, Agamis) untuk periode 2025–2029.
Ia menekankan pelayanan setara tanpa diskriminasi, menjaga amanah, mendorong kemajuan teknologi, dan menjunjung nilai-nilai agama tanpa membeda-bedakan keyakinan.
Ia menutup arahannya dengan rasa bangga karena Pemkot Bandung berhasil meraih kembali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK setelah tiga tahun berturut-turut hilang.
“Kepercayaan publik ini mahal harganya, dan kita harus menjaganya bersama,” ujar dia sebelum mengakhiri apel dengan pantun khas yang disambut tepuk tangan jajaran Diskarmat. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!