Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung Resmikan Aktivasi Wisata Berbasis Alam Berkelanjutan Padaringan Leuweung Awi Cisurupan

📅 Senin, 03 Agu 2026, 08:00 WIB | Oleh:
Pemkot Bandung Resmikan Aktivasi Wisata Berbasis Alam Berkelanjutan Padaringan Leuweung Awi Cisurupan Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat yang berkelanjutan. Salah satunya melalui aktivasi Padaringan Leuweung Awi Cisurupan di kawasan Bukit Mbah Garut, Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru.

Kawasan wisata baru ini diresmikan langsung oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Minggu (2/8).

Aktivasi destinasi tersebut menjadi langkah awal memperkuat potensi wisata alam, budaya, religi, serta ekonomi kreatif yang dikelola langsung oleh masyarakat melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan keberadaan Padaringan Leuweung Awi Cisurupan merupakan contoh nyata kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus mengembangkan potensi ekonomi lokal.

"Ini adalah karya masyarakat. Karena itu menjadi kewajiban kita semua untuk menjaga setiap pohon dan kelestarian kawasan ini. Pepohonan membuat Kota Bandung tetap sejuk, menjaga sumber air, sekaligus menjadi daya tarik wisata yang dicari wisatawan," ujar Wali Kota Farhan.

Menurut dia, kawasan tersebut tidak hanya dikembangkan sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai ruang edukasi mengenai pentingnya hidup berdampingan dengan alam.

"Padaringan Leuweung Awi Cisurupan bukan hanya tempat wisata. Ini adalah ruang pembelajaran bahwa manusia merupakan bagian dari alam. Karena itu pelestarian lingkungan harus menjadi budaya masyarakat," kata dia.

Wali Kota Farhan juga mengapresiasi keterlibatan Pokdarwis, seniman, pelaku UMKM, perangkat daerah, hingga masyarakat yang bergotong royong menghidupkan kawasan tersebut.

Ia berharap kawasan ini dapat menjadi salah satu titik pelestarian alam sekaligus destinasi wisata unggulan di Kota Bandung yang dikelola secara berkelanjutan.

"Saya bangga melihat semangat warga Cisurupan. Tugas kita bersama sekarang adalah menjaga agar kawasan ini terus lestari dan berkembang sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat," ungkap dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, menjelaskan aktivasi Padaringan Leuweung Awi Cisurupan merupakan bagian dari pengembangan Daya Tarik Wisata (DTW) berbasis masyarakat.

Menurut dia, destinasi wisata yang berkelanjutan harus dibangun melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, akademisi, dan pelaku usaha.

"Pokdarwis menjadi kekuatan utama dalam menemukan dan mengembangkan potensi wisata di masyarakat. Pemerintah kemudian memperkuatnya menjadi destinasi yang berkelanjutan sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar," ujar Adi.

Ia menilai, kawasan tersebut memiliki berbagai potensi yang dapat terus dikembangkan, mulai dari wisata alam, wisata religi, kuliner tradisional, seni budaya hingga peluang wisata kesehatan (wellness tourism).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Wali Kota Bogor Apresiasi P...
Wisata
Tiang Ayu Berdiri, Erau Ada...
Advertisement
Mentan: Nilai Tukar Petani Tercatat Meningkat

Mentan: Nilai Tukar Petani Tercatat Meningkat

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.