Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Mendapat Pasokan 40 Ton Beras Setiap Hari dari Mitra Bulog di Sumedang

📅 Senin, 03 Agu 2026, 12:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Mendapat Pasokan 40 Ton Beras Setiap Hari dari Mitra Bulog di Sumedang Doc: ANTARA
Ket. Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani saat mengunjungi penggilingan padi mitra Perum Bulog di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

SUMEDANG – Penggilingan padi mitra Perum Bulog di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, saat ini memasok sekitar 40 ton beras setiap hari kepada Bulog sebagai bagian dari upaya mendukung penyerapan gabah petani dan program swasembada pangan nasional.

Pemilik CV Sarana Putra 2, Erik Herdiana, di Sumedang, Senin (03/8), mengatakan kapasitas pasokan saat ini mencapai sekitar 40 ton beras per hari dan ditargetkan meningkat menjadi 60 hingga 100 ton per hari seiring penambahan fasilitas serta mesin penggilingan.

"Saat ini kami rutin memasok sekitar 40 ton beras ke Bulog setiap hari. Ke depan kami berharap kapasitas produksi bisa meningkat menjadi 60 hingga 100 ton per hari," katanya.

Pasokan tersebut diproduksi oleh CV Sarana Putra 2 yang berlokasi di Desa Cilangkap, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang, yang menjadi salah satu mitra Bulog yang mengolah gabah hasil panen petani dari wilayah Ujungjaya, Buahdua, dan sejumlah kecamatan lain di Kabupaten Sumedang.

Ia mengatakan peningkatan kapasitas tersebut diharapkan dapat memperkuat penyerapan gabah petani di Kabupaten Sumedang sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan cadangan beras pemerintah yang dikelola Bulog.

Erik juga menyambut baik inspeksi mendadak yang dilakukan Direktur Utama Bulog karena memberikan masukan terkait peningkatan mutu produksi, mulai dari proses pengeringan gabah hingga kualitas beras yang dihasilkan.

"Saya sangat senang. Arahan dari Pak Direktur menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan perusahaan dan mendukung program swasembada pangan Presiden Prabowo," ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan proses pengeringan gabah, penggilingan, dan kualitas beras di penggilingan tersebut secara umum telah memenuhi standar beras medium yang ditetapkan Bulog, meski masih diperlukan perbaikan pada aroma beras.

"Hasil keringnya cukup baik, 12,8 kekeringannya. Kemudian penggilingannya dalam kondisi bersih, rapi, hasil gilingnya memenuhi syarat. Tadi saya koreksi tinggal baunya saja agar tidak terlalu apek," katanya.

Ia menambahkan penguatan kualitas beras dan peningkatan kapasitas produksi mitra penggilingan menjadi bagian penting dalam mendukung target serapan gabah dan beras Bulog yang hingga awal Agustus 2026 telah mencapai sekitar 3,5 juta ton.

Capaian tersebut berada di angka sekitar 87 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton, sehingga diharapkan dapat memperkuat ketersediaan cadangan beras pemerintah dan mendukung keberlanjutan swasembada pangan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...
Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.