Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Produksi Padi dan Jagung Semester I 2026 Naik Tipis, BPS: Potensi Triwulan III Turun

📅 Senin, 03 Agu 2026, 13:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi
 Produksi Padi dan Jagung Semester I 2026 Naik Tipis, BPS: Potensi Triwulan III Turun Doc: Antara
Ket. Badan Pusat Statistik (BPS) memaparkan produksi padi triwulan III diperkirakan turun. Potensi luas panen padi Juli-September 2026 turun 1,26 persen menjadi 3,15 juta hektare dibanding periode sama tahun lalu

JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan produksi padi dan jagung nasional pada semester I 2026 mengalami kenaikan tipis dibanding tahun sebelumnya. Namun potensi produksi pada triwulan III 2026 diperkirakan turun.

 Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS RI, Ateng Hartono, Realisasi luas panen padi bulan Juni 2026 mencapai 0,84 juta hektare, naik 6,93 persen dibanding Juni 2025 yang seluas 0,79 juta hektare. 

Seiring kenaikan luas panen, produksi padi Juni 2026 diperkirakan mencapai 4,29 juta ton Gabah Kering Giling/GKG, naik 7,02 persen dari 4,01 juta ton GKG pada Juni 2025. "Produksi beras pada Juni 2026 tercatat 2,47 juta ton, naik 6,96 persen dibanding Juni tahun lalu,"ucap Ateng dalam rilis Berita Resmi Statistik, Senin (3/8).

Secara kumulatif Januari-Juni 2026, luas panen padi mencapai 6,31 juta hektare atau naik 0,81 persen. Produksi padi semester I 2026 mencapai 33,58 juta ton GKG, naik 0,46 persen. Sementara produksi beras mencapai 19,35 juta ton, naik 0,45 persen.

Potensi Triwulan III Diperkirakan Turun

BPS memperkirakan potensi luas panen padi Juli-September 2026 turun 1,26 persen menjadi 3,15 juta hektare dibanding periode sama tahun lalu. 

Potensi produksi padi 3 bulan ke depan diperkirakan 16,25 juta ton GKG, turun 0,90 persen. Potensi produksi beras diperkirakan 9,36 juta ton, turun 0,88 persen.

Produksi Jagung Juga Naik Secara Kumulatif

Untuk komoditas jagung, realisasi luas panen Juni 2026 mencapai 0,25 juta hektare, turun 1,41 persen dibanding Juni 2025. 

Produksi jagung pipilan kering kadar air 14% / JPK KA 14% Juni 2026 diperkirakan 1,50 juta ton, turun 3,73 persen secara tahunan.

Namun secara kumulatif Januari-Juni 2026, produksi JPK KA 14% mencapai 8,70 juta ton, naik 1,62 persen dibanding periode yang sama tahun 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.