Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada! Maluku Utara Terancam Hujan Lebat Berhari-hari, BMKG Ungkap Potensi Bencana Besar

4 Selasa, 12 Agu 2025, 17:15 WIB | Oleh:
Waspada! Maluku Utara Terancam Hujan Lebat Berhari-hari, BMKG Ungkap Potensi Bencana Besar Waspada! Maluku Utara Terancam Hujan Lebat Berhari-hari, BMKG Ungkap Potensi Bencana Besar Doc: ANTARA/Abdul Fatah
Ket. Petugas Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Sultan Babullah Ternate, Selasa (12/8).

TERNATE - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Maluku Utara pada 12–17 Agustus 2025. Hujan berintensitas sedang hingga lebat diprediksi mengguyur sejumlah wilayah dan berpotensi memicu banjir, longsor, serta angin kencang.

Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Kelas II Sultan Babullah Ternate, Fahmi Bachdar di Ternate, Selasa, mengatakan, BMKG memantau adanya pola belokan angin dan konvergensi di sekitar wilayah Maluku Utara yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan.

Selain itu, secara umum, cuaca selama periode tersebut diprakirakan berawan dengan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat secara fluktuatif, yang dapat terjadi pada pagi, siang/sore, malam, hingga dini hari.

Fahmi mengingatkan masyarakat agar mewaspadai dampak turunan dari fenomena hidrometeorologi tersebut, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, berkurangnya jarak pandang, dan angin kencang.

Berdasarkan prakiraan cuaca, potensi hujan sedang hingga lebat di sebagian wilayah Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Kota Ternate, Tidore Kepulauan, Halmahera Selatan, Kepulauan Sula, Pulau Taliabu, dan sekitarnya terjadi pada 12 Agustus 2025.

Selain itu, untuk 13–14 Agustus 2025, potensi hujan sedang hingga lebat di wilayah yang sama seperti sebelumnya hingga 15–17 Agustus 2025. Potensi hujan sedang hingga lebat di sebagian wilayah Morotai, Halmahera Utara, Halmahera Barat, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Tidore Kepulauan, Halmahera Selatan, dan sekitarnya.

Oleh karena itu, BMKG mengimbau pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat untuk memastikan kesiapan infrastruktur serta sistem tata kelola sumber daya air guna mengantisipasi potensi peningkatan curah hujan dan angin kencang.

BPBD, Balai Wilayah Sungai Maluku Utara, dan Dirlantas Polda Maluku Utara diminta menghindarkan masyarakat serta arus lalu lintas dari zona rawan longsor, banjir, dan banjir bandang.

Selain itu, masyarakat diminta mengenali potensi bencana di lingkungan masing-masing, menjaga kebersihan, dan menata lingkungan guna mengurangi risiko bencana.

"Kami harap semua pihak meningkatkan kesiapsiagaan dan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG," kata Fahmi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

Malaysia Benar-benar Menggunduli Indonesia

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Malaysia Benar-benar Menggu...
Megapolitan
Cari Solusi Problem Kota-ko...
Luar Negeri
Cadangan Gas Eropa Terendah...
Megapolitan
Anggaran Perumahan Jakarta ...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.