Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hujan Deras, Warga di Empat Desa di Buol Sulteng Kebanjiran

6 Sabtu, 06 Jun 2026, 10:26 WIB | Oleh:
Hujan Deras, Warga di Empat Desa di Buol Sulteng Kebanjiran Hujan Deras, Warga di Empat Desa di Buol Sulteng Kebanjiran Doc: BPBD Sulteng
Ket. Banjir merendam rumah warga di Desa Mulat, Kecamatan Bukal, Sulawesi Tengah, Jumat (6/5/2026).

PALU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) melaporkan empat desa terendam banjir di Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol, akibat intensitas curah hujan tinggi.

“Banjir terjadi pada Jumat (5/6) dipicu hujan deras yang menyebabkan air sungai meluap hingga merendam ratusan rumah warga serta fasilitas umum di beberapa desa,” kata Kepala Pelaksana BPBD Sulteng Asbudianto dalam laporannya di Palu, Sabtu.

Ia mengatakan empat desa yang terdampak yakni Desa Mulat, Desa Mopu, Desa Bungkudu, dan Desa Potangoan.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, sebanyak 53 Kepala Keluarga (KK) atau 193 jiwa terdampak di Desa Mulat, serta merendam 45 rumah warga dan Masjid Al-Haq.

Sementara di Desa Mopu, banjir berdampak pada 25 KK atau 60 jiwa dengan 12 rumah warga terendam. Kemudian di Desa Bungkudu, sebanyak 130 KK atau 455 jiwa terdampak dan 91 rumah warga terendam banjir.

Selain itu jembatan penghubung jalan desa terputus dan tanggul sungai jebol akibat derasnya arus air.

Untuk warga terdampak di Desa Potangoan, kata Asbudianto, masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.

Ia juga menyampaikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat banjir tersebut.

BPBD Sulteng bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Buol telah berada di lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan dampak bencana serta berkoordinasi dalam upaya penanganan.

Menurut dia, kebutuhan mendesak masyarakat di Desa Mulat, Desa Mopu, Desa Bungkudu, dan Desa Potangoan, antara lain bantuan logistik penanggulangan bencana, pembangunan tanggul sungai, serta pembuatan saluran pembuangan air.

Khusus di Desa Bungkudu, masyarakat juga membutuhkan pembangunan jembatan darurat untuk memulihkan akses yang terputus akibat banjir.

Ia mengatakan kondisi banjir mulai berangsur membaik dengan genangan air yang mulai surut. Namun genangan masih terdapat di sejumlah rumah warga dan masyarakat masih melakukan pembersihan rumah pascabanjir.

BPBD Sulteng bersama BPBD Kabupaten Buol terus melakukan pemantauan dan penanganan guna memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Menperin Ungkap Industri Nonmigas Tumbuh 5,88 Persen

26 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menperin Ungkap Industri No...

Seskab: Bali Segera Milki Punya Jalur Kereta Api

39 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Seskab: Bali Segera Milki P...

Prancis Kembali Diguncang Aksi Demo

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Prancis Kembali Diguncang A...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.