Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir di Gorontalo Sudah Surut, Tinggalkan Gundukan Sampah

📅 Jumat, 19 Jun 2026, 18:50 WIB | Oleh:
Banjir di Gorontalo Sudah Surut, Tinggalkan Gundukan Sampah Doc: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Ket. Suasana pembangunan Bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Jumat (19/6).

JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kondisi genangan banjir yang melanda wilayah Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, saat ini telah berangsur surut, menyisakan tumpukan material sampah di kawasan pemukiman warga.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa banjir tersebut dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah daerah itu siang - malam hari.

"Hujan dengan intensitas tinggi memicu terjadinya banjir di Kabupaten Boalemo pada Kamis (18/6) siang sekitar pukul 12.30 WITA. Meski genangan dilaporkan berangsur-angsur surut pada hari yang sama, banjir menyisakan material sampah di lokasi terdampak," kata dia.

Abdul memaparkan, berdasarkan hasil pendataan kaji cepat tim petugas dari BPBD Boalemo diketahui sebaran banjir tersebut merendam kawasan pemukiman penduduk yang berada di dua wilayah kecamatan secara simultan.

Titik genangan teridentifikasi melanda wilayah Desa Diloato di Kecamatan Paguyaman, serta tiga desa di koridor Kecamatan Wonosari yang meliputi wilayah Desa Harapan, Desa Mekar Jaya, dan Desa Bongo Tua.

Sebagaimana laporan yang diterima Pusat Pengendalian Operasi BNPB, luapan air tersebut memberikan dampak langsung terhadap kondisi pemukiman yang dihuni oleh sedikitnya 172 kepala keluarga (KK) atau setara 486 jiwa.

"Ada 155 unit rumah tinggal warga, satu unit kantor pemerintah, serta satu unit fasilitas pendidikan yang sempat terendam," kata Abdul, seraya mengimbau BPBD setempat bersama instansi terkait dan masyarakat untuk segera bergotong royong melakukan pembersihan material sampah serta tetap waspada terhadap potensi hujan susulan untuj mengantisipasi potensi ancaman penyakit pascabencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.