Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamen PPPA Veronica Ajak Warga Ikut CKG untuk Tingkatkan Kualitas Kesehatan

📅 Senin, 11 Agu 2025, 18:02 WIB | Oleh:
Wamen PPPA Veronica Ajak Warga Ikut CKG untuk Tingkatkan Kualitas Kesehatan Doc: ANTARA/Anita Permata Dewi
Ket. Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan (tengah) bersama dua putranya, Nicholas Sean dan Daud Albeener, usai menjalani Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Puskesmas Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (11/8).

JAKARTA - Wakil Menteri (Wamen) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan mengajak masyarakat untuk menggunakan fasilitas Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai upaya deteksi dini penyakit dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

"Mari masyarakat Indonesia, ayo datang ke puskesmas untuk bisa mendapatkan Cek Kesehatan Gratis. Ini merupakan kado negara untuk masyarakat. Periksakan kesehatan anda, setahun sekali. Jangan takut," kata Wamen PPPA  Veronica Tan saat ditemui di Puskesmas Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (11/8).

Pihaknya juga meminta para perempuan agar tidak ragu untuk menjalani tes IVA dan tes HPV DNA dalam CKG, yang tujuannya untuk mendeteksi dini kanker serviks.

"Bagi perempuan, untuk (menjalani) IVA test jangan tabu juga. Karena pencegahan lebih baik daripada pengobatan," kata Veronica Tan.

Sementara Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Aji Muhawarman menambahkan bahwa saat ini tidak ada pembatasan lagi bagi masyarakat yang hendak melakukan CKG di puskesmas.

"CKG sekarang sudah dibuka setiap hari. Kemudian tidak ada kuota-kuota lagi. Jadi kita harapkan masyarakat segera memeriksakan kesehatannya," kata Aji Muhawarman.

Pihaknya pun mengapresiasi Wamen PPPA Veronica Tan yang datang bersama kedua putranya untuk menjalani CKG di Puskesmas Penjaringan.

"Ibu Wamen yang sudah hadir bersama keluarganya, terima kasih sudah memberikan contoh sebagai tokoh masyarakat, pejabat publik, memiliki kesadaran pentingnya menjaga kesehatan," kata Aji.

Dengan mendeteksi penyakit pada tahap awal, diharapkan upaya pencegahan dan pengobatan dapat dilakukan lebih cepat, sehingga mencegah penyakit berkembang menjadi lebih serius dan kompleks.

"Mindset-nya berubah. Tidak menunggu kalau sakit baru ke puskesmas. Tapi kita melakukan deteksi penyakit sejak dini lewat CKG," kata Aji Muhawarman. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Program Zero Waste to Money Banyumas Mulai Menampakkan Hasil

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Program Zero Waste to Money...
Megapolitan
Bupati Banyumas Pastikan Bu...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

17 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.