Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Demi Ketahanan Pangan, Tiap Desa Mesti Membangun Dua Hektare Makanan

📅 Senin, 17 Agu 2026, 12:29 WIB | Oleh:
Demi Ketahanan Pangan, Tiap Desa Mesti Membangun Dua Hektare Makanan Doc: ist
Ket. sawah

BENGKULU – Guna memperkuat ketahanan pangan Bengkulu mengembangkan program dua hectare tanaman pangan tiap desa. Gubernur Bengkulu Helmi Hasan pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menyebutkan mengembangkan program dua hektare satu desa sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan yang nantinya tidak hanya berbasis desa tetapi juga tingkat rumah tangga.

“Tidak hanya lagi soal satu hektare satu desa (yang telah berjalan sejak 2025), tapi dua hektare satu desa. Tidak hanya soal per desa, tapi bagaimana ketahanan pangan kita mulai dari rumah-rumah,” kata Helmi di Bengkulu, Senin.

Ia mengatakan program tersebut dikembangkan dengan mendorong desa hingga ke tingkat rumah tangga mampu memenuhi kebutuhan pangannya.

“Bagaimana setiap rumah-rumah kita itu mampu bertahan secara pangan. Nah ini yang akan kita gerakan bekerja sama tentu dengan Bank Indonesia,” katanya.

Selain itu, ia menyebutkan sejumlah program ketahanan pangan ke depannya juga tidak hanya komoditas jagung saja, tapi juga komoditas lain yang menjadi prioritas seperti kedelai, dan bahan pokok daerah.

"Ya tentu kedaulatan pangan prioritas, karena itu program presiden. Soal kedelai, soal jagung, soal cetak sawah, begitu," kata Helmi.

Program dua hektare satu desa tersebut merupakan pengembangan dari program Satu Hektare Satu Desa yang sebelumnya dijalankan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.

Pada 2025, Helmi menyebut program Satu Hektare Satu Desa menyasar seluruh 1.514 desa di Bengkulu dengan dukungan 530 pendamping desa. Program tersebut antara lain diarahkan pada pengembangan jagung dan penguatan badan usaha milik desa (Bumdes).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.