Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Kalbar Semakin Melek Transaksi Elektronik, Angka QRIS Mencapai Rp6,5 Triliun  

📅 Senin, 17 Agu 2026, 12:25 WIB | Oleh:
Warga Kalbar Semakin Melek Transaksi Elektronik, Angka QRIS Mencapai Rp6,5 Triliun    Doc: ist
Ket. transaksi qris

PONTIANAK – Transaksi tanpa alat tukar fisik alias elektronik semakin meluas di Kalbar. 

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat (KPw BI Kalbar) mencatat nilai transaksi menggunakan kode batangQuick Response Code Indonesian Standard (QRIS) mencapai Rp6,5 triliun hingga Juni 2026, meningkat 112,04 persen secara tahunan (year on year/yoy).

"Sedangkan untuk merchant QRIS hingga Juni 2026 mencapai 552.673 merchant atau naik 28,94 persen secara year on year, dengan 74,17 persen di antaranya merupakan usaha mikro," kata Kepala Perwakilan BI Kalbar Doni Septadijaya dalam rangkaian kegiatan Pontianak Carnaval Khatulistiwa (Pacak), Pekan QRIS Nasional (PQN), dan Festival Rupiah Berdaulat (Febri) 2026 di Pontianak, Senin.

Doni mengatakan perkembangan tersebut menunjukkan semakin luasnya penerimaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap sistem pembayaran digital di Kalimantan Barat.

Ia menjelaskan, selain nilai transaksi yang mencapai Rp6,5 triliun, volume transaksi QRIS di Kalbar hingga Juni 2026 mencapai 62,9 juta kali transaksi atau tumbuh 131,97 persen secara tahunan.

Jumlah pengguna QRIS juga telah mencapai 875,4 ribu orang atau meningkat 18,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah tersebut setara sekitar 24 persen dari populasi dewasa di Kalbar.

Menurut Doni, peningkatan penggunaan QRIS terus didorong melalui perluasan digitalisasi pembayaran di berbagai sektor, mulai dari transportasi darat melalui QRIS Tap DAMRI, transportasi air melalui QRIS SAMPAN Bardan-Siantan, hingga sektor ritel modern di Kabupaten Kubu Raya.

Di tempat yang sama, Gubernur Kalbar Ria Norsan mengatakan Kalbar memiliki potensi ekonomi kreatif yang besar, antara lain pada subsektor kuliner, kriya, seni pertunjukan, seni musik, dan fesyen berbasis wastra daerah.

Potensi tersebut, kata dia, perlu dikembangkan dengan melibatkan generasi muda agar mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan berdaya saing.

Selain ekonomi kreatif, Norsan menilai digitalisasi pembayaran menjadi bagian penting dalam memperkuat perekonomian daerah.

Melalui PQN 2026, pemerintah kabupaten dan kota didorong memperluas penggunaan QRIS untuk pembayaran pajak, retribusi, pasar, parkir, pariwisata, hingga berbagai layanan publik.

"Di saat yang sama, industri perbankan diharapkan terus menjaga keandalan sistem, memperluas edukasi digital, serta memberikan dukungan bagi pengembangan UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah)," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Megapolitan
Bupati Banyumas Pastikan Bu...
Daerah
Demi Ketahanan Pangan, Tiap...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

17 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.