Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Program Zero Waste to Money Banyumas Mulai Menampakkan Hasil

📅 Senin, 17 Agu 2026, 12:46 WIB | Oleh:
Program Zero Waste to Money Banyumas Mulai Menampakkan Hasil Doc: ist
Ket. olah sampah jadi duit

BANGYUMAS – Daerah lain mungkin mengejar zero waste to energy, tapi tidak bagi Banyumas. Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengejar zero waste to money. Dia mengatakan berbagai penghargaan yang diterima Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dalam pengelolaan sampah menjadi motivasi untuk memperkuat sistem pengelolaan sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi dari sampah.

"Jadi begini, waktu Pak Presiden ke sini mencanangkan program Zero Waste to Energy di tahun 2029. Saya matur (mengatakan kepada) Pak Presiden, kalau Banyumas tidak akan memaksakan Zero Waste to Energy. Tapi saya inginnya Zero Waste to Money untuk mendapatkan duit," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin.

Dia mengatakan konsep Zero Waste to Money sudah mulai diterapkan di Banyumas meskipun hasil yang diperoleh saat ini belum berlimpah. Pengelolaan sampah, katanya, diarahkan tidak hanya untuk menyelesaikan persoalan lingkungan, tetapi juga menghasilkan nilai ekonomi.

Ia mengatakan biaya operasional pengelolaan sampah saat ini tidak sampai Rp10 miliar, sedangkan dari pengelolaan sampah telah menghasilkan pendapatan sekitar Rp2 miliar.

"Ke depannya, dengan menjual RDF (Refuse Derived Fuel/bahan bakar alternatif dari sampah sebagai pengganti batu bara), kemudian biomassa, saya harapkan, misal kita keluarnya Rp8 miliar, minimal masuk Rp8 miliar. Itu harapannya," katanya. Ia mengatakan Banyumas sebelumnya sempat berencana mengembangkan konsep Zero Waste to Energy.

Akan tetapi, katanya, setelah dilakukan kajian dan penghitungan secara menyeluruh, sejumlah investor yang sempat datang akhirnya mengundurkan diri.

Menurut dia, salah satu kendala ialah kebutuhan sampah untuk penerapan Zero Waste to Energy minimal mencapai 1.000 ton per hari, sedangkan produksi sampah di Banyumas hanya sekitar 750 ton per hari.

Selain itu, kata dia, penerapan Zero Waste to Energy membutuhkan tipping fee atau biaya pengolahan sampah menjadi energi yang nilainya dinilai jauh lebih tinggi dibandingkan nilai energi yang dihasilkan.

"Sehingga kami tidak mampu. Pak Husein (Achmad Husein, Bupati Banyumas periode sebelumnya) waktu itu dengan saya memutuskan, kita kelola sampah itu, kemudian kita kelola untuk yang bisa kita jual, kita jual, kita manfaatkan," katanya.

Ia mengatakan keputusan tersebut menjadi dasar bagi Banyumas mengembangkan pengelolaan sampah dengan memanfaatkan berbagai produk hasil pengolahan yang memiliki nilai jual, termasuk RDF dan biomassa.

Dia menilai berbagai penghargaan yang diterima Pemkab Banyumas dalam pengelolaan sampah menunjukkan upaya yang dilakukan daerah tersebut mendapat apresiasi.

Akan tetapi, kata dia, penghargaan tersebut tidak dijadikan tujuan akhir, melainkan sebagai pemacu untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

"Penghargaan ini menjadi motivasi kami untuk terus memperkuat sistem pengelolaan sampah sekaligus meningkatkan manfaat ekonominya," katanya.

Ia mengharapkan ke depan pendapatan dari pengelolaan sampah dapat terus meningkat sehingga mampu menutup biaya operasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Program Zero Waste to Money Banyumas Mulai Menampakkan Hasil

47 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Program Zero Waste to Money...
Megapolitan
Bupati Banyumas Pastikan Bu...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

17 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.