Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jembatan Box Culvert Ambruk, Jalur Trans Kalimantan Katingan Kini Terapkan Buka-Tutup

📅 Senin, 06 Jul 2026, 01:20 WIB | Oleh:
Jembatan Box Culvert Ambruk, Jalur Trans Kalimantan Katingan Kini Terapkan Buka-Tutup Doc: ANTARA/HO-BPJN Kalteng
Ket. Suasana jalan Trans Kalimantan jalur Kasongan-Kereng Pangi Kalimantan Tengah pasca penanganan oleh BPJN Kalteng serta lintas sektor, Minggu malam (5/7).

PALANGKA RAYA - Jalur Trans Kalimantan tepatnya pada rute Kasongan-Kereng Pangi, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, kini kembali dapat dilalui kendaraan secara bergantian setelah sempat lumpuh akibat ambruknya jembatan box culvert, Minggu (5/7).

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalteng segera menurunkan tim ke lapangan dan melakukan penanganan darurat menyikapi kondisi tersebut.

"Penanganan darurat supaya bisa segera dilalui lalu lintas adalah dengan menimbun menggunakan agregat. Selanjutnya untuk penanganan sementara dan permanen akan segera disolusikan. Dan sekarang sudah open traffic, bergantian," jelas Kepala BPJN Kalteng Robert Himawan Hamiseno dihubungi dari Palangka Raya, Minggu malam.

Robert mengatakan, saat ini setelah tim melakukan penanganan di lapangan, lalu lintas mulai kembali berjalan dan dilakukan secara bergantian.

Hanya saja bagi kendaraan yang dinilai tidak memiliki dimensi yang standar maupun muatannya melebihi batas atau over dimension over loading (ODOL) tidak diperbolehkan melintas.

"Yang lebih (ODOL) masih ditahan dulu, seperti truk besar over tonase," jelasnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kalteng Yulindra Dedy menjelaskan, tim lintas sektor telah turun ke lapangan untuk melakukan penanganan.

Yulindra mengatakan, mulai dari Ditlantas Polda Kalteng, BPJN, Dinas PU Provinsi dan Dishub Provinsi sudah langsung berkoordinasi serta mendorong percepatan penanganan sesuai arahan Gubernur Agustiar Sabran.

"Sesuai instruksi dari Pak Gubernur Agustiar Sabran agar penanganan segera dilakukan. Saat ini penanganan jangka pendek sudah dilaksanakan maksimal oleh tim dari BPJN," jelas Yulindra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
150 Penumpang Kapal Mogok S...
Nasional
RI Diminta Percepat Transfo...
Luar Negeri
OPEC+ Sepakat Naikkan Kuota...
Jabar Dapat Kuota BSPS Terbanyak Nasional! 42.508 Rumah Tak Layak Huni Direnovasi

Jabar Dapat Kuota BSPS Terbanyak Nasional! 42.508 Rumah Tak Layak Huni Direnovasi

05 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.