Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sri Lanka Rebut Kembali Status Negara Menengah Atas

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 15:03 WIB | Oleh:
Sri Lanka Rebut Kembali Status Negara Menengah Atas Doc: AFP

KOLOMBO - Sri Lanka kembali diklasifikasikan sebagai negara berpendapatan menengah atas (upper-middle-income economy) oleh Bank Dunia, menandai kembalinya negara itu ke kategori tersebut empat tahun setelah krisis ekonomi terburuk yang pernah dialami mendorongnya ke ambang kehancuran.

Klasifikasi pendapatan negara terbaru, yang dirilis pada 1 Juli, menempatkan Sri Lanka kembali ke dalam kelompok perekonomian berpendapatan menengah atas setelah pemulihan yang dipimpin oleh peningkatan output yang kuat di sektor industri, manufaktur, jasa keuangan, dan pariwisata. Bank Dunia menyatakan bahwa produk domestik bruto (PDB) riil Sri Lanka tumbuh 5 persen pada 2025.

"Sri Lanka merupakan kisah tentang pemulihan. Hanya dalam waktu tiga tahun setelah krisis ekonomi parah yang membawa negara itu ke ambang kehancuran pada 2022, PDB riil tumbuh 5 persen pada 2025, didorong oleh pemulihan di berbagai industri serta pertumbuhan di sektor jasa keuangan dan pariwisata. Klasifikasi ulang ini menjadi penanda ketangguhan, meskipun negara tersebut hanya sedikit melebihi ambang batas yang ditetapkan," kata pihak Bank Dunia.

Bank Dunia memperbarui klasifikasi pendapatannya setiap tanggal 1 Juli melalui Kelompok Data Pembangunan (Development Data Group), menggunakan estimasi pendapatan nasional bruto (gross national income) per kapita dari tahun kalender sebelumnya.

Perekonomian-perekonomian dikelompokkan ke dalam empat kategori, yakni berpendapatan rendah, berpendapatan menengah bawah, berpendapatan menengah atas, dan berpendapatan tinggi. Klasifikasi tahun ini mencakup 218 perekonomian dan akan tetap menjadi referensi global hingga akhir Juni 2027. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Dinas SDA: Banjir Rob Intai...

BPOM Blokir 1,5 Juta Link Terkait Produk Ilegal

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BPOM Blokir 1,5 Juta Link T...
Advertisement
Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Stabil di Peringkat ke-13 Walau Tambah Emas dari Panahan

Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Stabil di Peringkat ke-13 Walau Tambah Emas dari Panahan

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.