Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Pati Naikan Pajak 250 Persen hingga Donasi Disita: Saya Tidak Berniat Bikin Rakyat Menderita!

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 16:32 WIB | Oleh:
Bupati Pati Naikan Pajak 250 Persen hingga Donasi Disita: Saya Tidak Berniat Bikin Rakyat Menderita! Doc: Istimewa

JAKARTA - Pati memanas! Aksi Satpol PP Kabupaten Pati yang membubarkan posko penggalangan dana warga untuk menolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen langsung viral dan mengundang reaksi publik. 

Tak tinggal diam, Bupati Pati, Sudewo, akhirnya angkat bicara dan blak-blakan menanggapi kontroversi yang mencuat.

Menurut Sudewo, penertiban yang dilakukan pada Selasa (5/8/2025) bukan bentuk pembungkaman aspirasi masyarakat, melainkan demi kelancaran kirab boyongan Hari Jadi Kabupaten Pati yang digelar dua hari setelahnya.

“Itu bukan soal larangan demo atau sumbangan. Lokasi itu memang tidak boleh digunakan untuk kegiatan seperti itu sesuai aturan daerah. Satpol PP hanya menjalankan tugas agar acara kirab bisa tertib dan lancar,” jelas Sudewo saat ditemui di acara penyerahan bantuan modal, Rabu (6/8/2025).

Meski posko dibubarkan, Sudewo menegaskan tak melarang warga menyuarakan pendapat. Bahkan, dia mempersilakan masyarakat untuk berdemo asalkan tetap damai dan tidak anarkis.

“Silakan demo, silakan kumpulkan donasi. Tapi harus tertib, jangan buat keributan,” ujarnya.

Di balik gejolak ini, kenaikan PBB-P2 sebesar 250 persen yang diberlakukan Pemkab Pati memang bikin geger. Tapi menurut Sudewo, langkah ini bukan tanpa alasan. Ia menyebut kebijakan ini diperlukan untuk membiayai perbaikan infrastruktur dan fasilitas kesehatan yang sempat memprihatinkan.

“Saya ingin rumah sakit kita menjadi layak untuk rakyat. Jalan-jalan yang dulu rusak sekarang sudah mulai diperbaiki. Semua ini butuh dana,” tegasnya.

Ia juga membongkar fakta mengejutkan, pemasukan dari sektor pajak daerah hanya Rp 36 miliar, sedangkan gaji pegawai honorer dan PPPK mencapai Rp 200 miliar setiap tahunnya.

“Bayangkan, Rp 36 miliar masuk, tapi kita keluarin Rp 200 miliar. Bahkan ada indikasi masuknya honorer lewat sogokan. Gaji mereka pakai uang rakyat!” ungkap Sudewo geram.

Meski menuai protes, kenaikan PBB ini sudah diberlakukan, dan menurut Sudewo, 50 persen warga sudah membayar tanpa masalah. Ia bahkan menyebut bahwa PBB seharusnya naik setiap tiga tahun sekali, namun selama 14 tahun terakhir tak pernah ada penyesuaian tarif.

“Kalau dihitung sesuai aturan, harusnya PBB sekarang naik lebih dari 1.000 persen. Tapi kita hanya naikkan 250 persen,” tegasnya.

Sudewo membantah tudingan bahwa kebijakan ini dibuat untuk menyengsarakan rakyat.

“Saya tidak punya niat bikin masyarakat susah. Bukti nyata, pembangunan jalan terus dilakukan. Dan bagi yang benar-benar keberatan, akan kami beri keringanan pajak,” janjinya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Insiden Kapal Virgo: 1 Penumpang Meninggal, 125 Dalam Pencarian

46 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.