'Guardians of the Formula' Pengingat Dampak Teknologi yang Salah Arah
Rabu, 30 Jul 2025, 17:37 WIB | Oleh: OpikKisah itu dibuka langsung dengan adegan ketika Georges Mathé didatangi agen intelijen Prancis bernama Derval (Olivier Barthélémy), dan dipaksa untuk terlibat dalam perawatan empat ilmuwan Yugoslavia yang sekarat.
Lalu, dengan sebuah kilas balik, adegan kembali ke saat Dragoslav Popovi? dan timnya tiba di bandara Paris, membawa beban dari insiden mengerikan di fasilitas nuklir Vinca.
Skenario, yang ditulis oleh Bjelogrli?, Vuk Rsumovi?, dan Ognjen Svilicic, adalah adaptasi dari novel The Vinca Case karya Goran Milasinovi?.
Meskipun novelnya fiksi, film itu berusaha tetap membumi pada realitas sejarah.
Itu seperti membuat Bjelogrli? tidak terlalu luwes menampilkan gaya "Hollywood" atau "thriller" dalam penyutradaraannya.
Sebuah keputusan yang patut dipahami, mungkin agar kisah nyata yang mendasari cerita ini tidak hilang dalam gemerlap sinema.
Namun, potensi untuk hilang sebetulnya tertutupi oleh kehebatan sinematografi dari Ivan Kosti? dan kejelian editor Milena Predic dalam memastikan alur cerita tetap dinamis dan meyakinkan secara estetika.
Dan jangan lupakan alunan musik intensif karya Aleksandar Randjelovic, yang diselingi melodi menenangkan dan halus, menenangkan jiwa saat diperlukan.
Kualitas film pun telah diakui secara global saat Locarno Film Festival 2023 di Swiss menganugerahinya dua penghargaan bergengsi: "Variety Award" untuk film terbaik di program Piazza Grande dan "Green Leopard Award" atas pesan sosialnya yang kuat.
Panggilan kemanusiaan
Melampaui intrik spionase dan detail ilmiah, "Guardians of the Formula" karya Dragan Bjelogrli? adalah suatu panggilan kemanusiaan.
Penderitaan fisik para korban radiasi nuklir seperti Dragoslav Popovi?, Rosanda Dangubi?, Života Vrani?, dan Radojko Maksic disajikan tanpa ampun.
Rambut rontok, batuk darah, kulit memucat. Ini adalah visual yang menusuk hati, pengingat brutal akan dampak teknologi yang salah arah.
Film itu menghidupkan kembali insiden kelam tahun 1958, di mana ambisi tokoh politik Leka Rankovic (diperankan oleh Bjelogrli? sendiri) menjadi pemicunya, terutama terkait dengan dinas rahasia dan keamanan di Yugoslavia yang dia pimpin.
Ketika keempat ilmuwan sekarat dari Yugoslavia tiba di Paris, di RS Curie, di sinilah Mathé (Alexis Manenti) berdiri. Awalnya keras, curiga, dan skeptis terhadap motif politik di balik kecelakaan itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!