Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Musik Tradisi Indonesia 2026 Menjadi Ruang Perjumpaan Pelaku Musik Tradisi

25 Sabtu, 24 Okt 2026, 23:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Festival Musik Tradisi Indonesia 2026 Menjadi Ruang Perjumpaan Pelaku Musik Tradisi Festival Musik Tradisi Indonesia 2026 Menjadi Ruang Perjumpaan Pelaku Musik Tradisi Doc: Antara
Ket. Penampil dalam Festival Musik Tradisi 2026, di Maumere, Sikka, NTT, Sabtu (24/10/2026).

Sikka, NTT - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) mengatakan bahwa Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI) 2026 menjadi langkah pemerintah untuk menghadirkan ruang perjumpaan bagi pelaku musik tradisi dari berbagai daerah untuk berkembang, dikenal hingga menjadi sebuah pengetahuan.

“Melalui festival ini kami ingin mendorong musik tradisi tak hanya lestari sebagai warisan luhur, tapi juga terus berkembang, diapresiasi, diwariskan ke generasi muda, sehingga memperkuat ekosistem musik tradisi Indonesia,” ujar Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam sambutannya secara daring dalam FMTI 2026, di Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan dan Pembinaan Kebudayaan Kemenbud Judi Wahjudin dalam sambutannya pada festival ini mengatakan bahwa FMTI ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Kebudayaan dalam pemajuan kebudayaan melalui pemanfaatan hasil kelola dana abadi kebudayaan, Dana Indonesiaraya 2026.

“FMTI menjadi perjumpaan bagi para pelaku musik tradisi dari berbagai daerah untuk berbagi pengetahuan, memperluas jejaring dan memperkenalkan kekayaan ekspresi budaya Nusantara kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Gelaran FMTI di Sikka bertajuk “Gong Ha Lin Dopo, Waning Ha Hagong Nawang” atau memiliki makna bukan sekadar bunyi melainkan gaung spiritual, historis dan kultural masyarakat.

Acara ini tak hanya sebagai langkah pelestarian kebudayaan, namun juga menjadi rangkaian kegiatan untuk dukungan pascabencana masyarakat setempat.

Judi juga menyerukan agar masyarakat hingga komunitas dapat berkolaborasi merawat keberagaman dan memastikan musik tradisi dapat beresonansi dalam kehidupan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sikka Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago mengapresiasi langkah pemerintah pusat dalam menghadirkan rangkaian kegiatan FMTI yang tak hanya menghibur, namun juga menjadi langkah dukungan psikososial bagi masyarakat setempat pascabencana yang terjadi Agustus lalu.

Gelaran ini merupakan hasil kolaborasi Kemenbud dengan Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) NTT serta Pemerintah Kabupaten Sikka.

Sejumlah penampil musik tradisi dari Sikka unjuk kemampuan meliputi penampilan dari grup musik Neotra yang meramaikan panggung dengan lagu tradisional dengan musik modern, penampil dari Sanggar Budaya Nilo Watu Buan, grup musik Leisplang, Sanggar Budaya Soledan, Sanggar Seni Uwun Kloda, Sanggar Budaya Begu Mbetu, Sanggar Budaya Doka Tawa Tana, grup musik orkestra Satu Sikka serta Alfred gare dan Berno Gagi

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.