Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

'Guardians of the Formula' Pengingat Dampak Teknologi yang Salah Arah

📅 Rabu, 30 Jul 2025, 17:37 WIB | Oleh:
'Guardians of the Formula' Pengingat Dampak Teknologi yang Salah Arah Doc: ANTARA/HO-KlikFilm
Ket. Sutradara Dragan Bjelogrli? memerankan tokoh politik Yugoslavia Leka Rankovic dalam film Guardians of the Formula yang ditayangkan di KlikFilm pada Jumat (1/8).

JAKARTA - Kisah dua operasi, dua negara, berlatar belakang era Perang Dingin tahun 1958, "Guardians of the Formula" hadir ke Indonesia mulai 1 Agustus 2025.

Film "Guardians of the Formula" yang disutradarai oleh Dragan Bjelogrli? menyajikan kisah para ilmuwan berbeda ideologi dengan takdir untuk saling curiga.

Dengan gaya film spionase, penonton diajak menyelami lebih lanjut tentang siapa karakter yang patut dipercayai, serta bagian mana yang benar dalam konteks dua jenis operasi yang dijalankan oleh kedua ilmuwan, yaitu:

Pertama, operasi di Yugoslavia yang dipimpin oleh fisikawan Dragoslav Popovi? (diperankan oleh aktor Radivoje Bukvi?).

Operasi itu bertujuan mengembangkan program eksperimen nuklir untuk menemukan sumber energi baru bagi Yugoslavia.

Popovi? memimpin tim fisikawan terlatih, termasuk asisten teknis Rosanda Dangubi? (Alisa Radakovi?) serta dua intelektual Života Vrani? (Ognjen Mi?ovi?) dan Radojko Maksic (Jovan Jovanovi?).

Mereka memulai reaksi berantai dan memaparkan bahan bakar pada proses eksperimental di fasilitas nuklir Vinca, Serbia.

Kemudian, operasi kedua yang berlangsung di Rumah Sakit Curie, Paris, Prancis.

Di sana, dokter dan profesor Prancis, Georges Mathé (diperankan oleh aktor Alexis Manenti) menjadi bintangnya.

Mathe akan menjadi dokter pertama yang menguji prosedur medis revolusioner: transplantasi sumsum tulang.

Namun inovasi medis itu diganggu oleh keinginan intelijen Prancis untuk mendapati informasi penting dari ilmuwan Yugoslavia, mengingat kekhawatiran dan ketegangan geopolitik pada masa itu.

Alur berliku dan emosi yang mendalam

Bermula pada Oktober 1958, akibat kecerobohan operator, sebuah reaktor kecil (reaktor berdaya nol/ hanya ditujukan untuk eksperimen) menjadi "tidak terkendali".

Kecerobohan itu memicu paparan radiasi dalam jumlah yang berbahaya bagi para ilmuwan di dalamnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Kimi Antonelli Juarai Formu...
Ekonomi
Harga BBM Eceran Melejit, W...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.