Pecahkan Rekor MURI, Lebih dari 1.000 Petani Panen Melon Davina F1 di Nganjuk
📅 Jumat, 18 Jul 2025, 15:42 WIB | Oleh: Mohammad Zaki AlatasMelon Davina F1 memiliki sejumlah keunggulan: tahan terhadap virus yang umum menyerang melon lokal; cepat panen yakni sekitar 55–60 hari setelah tanam; ideal untuk tanam intensif dan cocok di lahan sempit sekalipun;
Buah kokoh dan tahan simpan, sesuai standar pasar ritel dan ekspor
Petani asal Nganjuk, Suharyadi, menjadi salah satu contoh keberhasilan adopsi melon Davina F1 di tingkat petani kecil.
“Sudah setahun saya tanam Davina F1. Dalam 60 hari sudah bisa panen, jadi setahun bisa panen tiga kali. Hasilnya lebih banyak dan lebih bagus dibanding jenis melon sebelumnya,” ujar Suharyadi.
Bagi Suharyadi dan ratusan petani lainnya, Davina F1 bukan sekadar varietas baru, tapi harapan baru untuk meningkatkan pendapatan dan keberlanjutan usaha tani hortikultura di tengah tantangan iklim dan pasar yang dinamis.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!