Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Lutfi: Koperasi Desa Merah Putih Jadi Instrumen Strategis dan Motor Peningkatan Kesejahteraan Warga Desa

📅 Kamis, 17 Jul 2025, 15:15 WIB | Oleh:
Gubernur Lutfi: Koperasi Desa Merah Putih Jadi Instrumen Strategis dan Motor Peningkatan Kesejahteraan Warga Desa Doc: koran jakarta/henri pelupessy
Ket. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat menerima audiensi pengurus DPC Papdesi Kabupaten Klaten, di ruang kerjanya di Kota Semarang, Rabu (16/7).

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi, menegaskan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) akan menjadi instrumen strategis dalam menggerakkan perekonomian desa serta memperkuat kemandirian masyarakat melalui unit-unit usaha berbasis potensi lokal.

Hal tersebut disampaikan Luthfi saat menerima audiensi jajaran pengurus DPC Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) Kabupaten Klaten, di ruang kerjanya di Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (16/7).

“Program ini membuka ruang bagi desa untuk mengembangkan berbagai unit usaha sesuai kebutuhan dan potensi masing-masing. Bisa apotek, sembako, simpan pinjam, pupuk, hingga layanan pos. Fleksibel dan disesuaikan dengan karakter desa,” ujar Luthfi.

KDMP merupakan program nasional yang digagas langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, dan berada di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Gubernur akan berperan sebagai Ketua Dewan Pengawas tingkat provinsi, sementara di tingkat kabupaten/kota akan diawasi oleh bupati atau wali kota.

Luthfi menyadari tantangan pengawasan terhadap ratusan koperasi desa di tiap daerah tidak bisa hanya dibebankan kepada kepala daerah. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pelibatan langsung kepala desa sebagai penggerak dan pengawas operasional di lapangan.

“Bupati mengawasi ratusan koperasi tentu tidak mudah, maka peran kepala desa sangat penting dalam memastikan koperasi ini berjalan sesuai tujuan,” tegasnya.

Pihaknya juga menyampaikan, peluncuran nasional KDMP akan dilaksanakan oleh Presiden Prabowo pada 21 Juli 2025 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Segala persiapan, menurutnya, sudah dimatangkan dalam beberapa bulan terakhir dan kini tinggal memasuki tahap finalisasi.

Untuk memastikan implementasi berjalan tanpa hambatan, Gubernur mengaku telah menjalin koordinasi dengan sejumlah aparat penegak hukum dan instansi teknis agar pelaksanaan koperasi desa didampingi secara administratif dan hukum.

“Begitu dilaunching, setiap koperasi desa sudah harus siap dengan prototipe kegiatan yang akan dijalankan. Ini adalah perintah Presiden, kita harus loyal dan bekerja dengan tulus,” ujar Luthfi menegaskan kepada para kepala desa.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPC Papdesi Klaten, Joko Lasono, menyampaikan bahwa audiensi tersebut dilakukan untuk menyampaikan kesiapan para kepala desa di Klaten menyambut peluncuran KDMP, sekaligus meminta dukungan dan pendampingan hukum dalam pelaksanaan teknis di lapangan.

“Kami ingin program ini bisa dijalankan sesuai aturan, dan mendapat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan. Alhamdulillah, Gubernur sangat merespons dengan baik apa yang menjadi aspirasi kami,” ujar Joko, yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Tijayan, Kecamatan Manisrenggo.

Dengan peluncuran KDMP yang tinggal menghitung hari, Jawa Tengah akan menjadi provinsi pertama yang menjadi model pengembangan koperasi desa terpadu berbasis potensi lokal. Diharapkan, program ini mampu menjadi pendorong utama dalam membangun kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • RAPBN 2027 di Depan Mata, Investor Menanti Jawaban Pemerintah soal Arah Ekonomi Indonesia
    Preview komentar:
    Sejalan dengan kehati-hatian fiskal yang disepakati Banggar DPR ...
  • El Nino Ancam Produksi Pangan, Pengelolaan Air dan Perlindungan Petani Perlu Diperkuat
    Preview komentar:
    Sejalan dengan rekomendasi penerapan climate-smart agriculture yang didorong ...
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra2
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival

PSIM Akan Menggunakan Penjaga Gawang Umur 16

7 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSIM Akan Menggunakan Penja...
Nasional
Fantastis! Prabowo Umumkan ...

Kudus Tuan Rumah Srikandai Merdeka Cup

12 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kudus Tuan Rumah Srikandai ...
Daerah
Waspada! Aktivitas Gunung S...

Real Madrid Mulai Berlaga Melawan Espanyol

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Real Madrid Mulai Berlaga M...

Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Sejahterakan Petani lewat P...

Masih Ada yang Ingat, Tanggal 14 Agustus Hari Apa

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Masih Ada yang Ingat, Tangg...
Nasional
Jadi Sorotan! Presiden Naik...
Luar Negeri
Belum Pernah Terjadi, AS Ra...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Daftar Event Jakarta 14–17 Agustus 2026, Sambut Semarak HUT ke-81 RI

Daftar Event Jakarta 14–17 Agustus 2026, Sambut Semarak HUT ke-81 RI

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.