Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Lagi Sekadar Dibakar, Sampah di Kaltim Akan Jadi Sumber Energi Listrik.

📅 Selasa, 09 Jun 2026, 05:32 WIB | Oleh:
Tak Lagi Sekadar Dibakar, Sampah di Kaltim Akan Jadi Sumber Energi Listrik. Doc: Antara Foto
Ket. Foto udara petugas mengoperasikan eskavator di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Sambutan, Samarinda, Kalimantan Timur.

 Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) tengah mempercepat pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) yang diproyeksikan mampu mengelola 1.270 ton sampah per hari.

"Proyek ini dikembangkan dalam dua kawasan utama sebagai solusi pengelolaan sampah sekaligus penyedia energi baru terbarukan," kata Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kaltim Andi Sitti Asti Suriaty di Samarinda, Senin.

Dia menjelaskan total pasokan sebanyak 1.270 ton sampah tersebut merupakan gabungan dari timbulan sampah harian di dua zona utama pelayanan.

Asti memaparkan, zona PSEL Samarinda Raya mampu menampung dan mengelola timbulan sampah sebanyak 710 ton setiap harinya.

Pelayanan di kawasan Samarinda Raya ini mencakup wilayah Kota Samarinda, Muara Badak, Marangkayu, Loa Janan, hingga Sanga-Sanga.

Sementara itu, fasilitas di zona PSEL Balikpapan Raya mengelola timbulan sampah sebesar 560 ton per hari.

Cakupan wilayah untuk kawasan Balikpapan Raya ini meliputi Kota Balikpapan, Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Samboja, Samboja Barat, dan Muara Jawa.

"Percepatan PSEL ini sangat penting guna mengurangi beban dan penumpukan limbah secara signifikan di berbagai tempat pemrosesan akhir (TPA)," ungkap Asti.

Selain menuntaskan masalah lingkungan, ucap dia, pengolahan limbah berskala besar ini menghasilkan energi baru terbarukan berupa pasokan listrik.

Infrastruktur hijau tersebut juga secara langsung mendukung percepatan pembangunan kawasan IKN beserta daerah-daerah penyangga di sekitarnya.

Pengembangan proyek PSEL ini turut membuka peluang investasi melalui kolaborasi dengan pihak Danantara.

Berdasarkan perkembangan terbaru, tahapan pengerjaan proyek ini telah memasuki masa peninjauan lapangan oleh pihak-pihak terkait.

"Dalam waktu dekat, fasilitas pengolahan sampah modern ini segera memasuki tahapan proses tender atau lelang," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.