Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur NTB: Fornas Tempat Belajar Sebelum Jadi Tuan Rumah PON 2028

📅 Selasa, 15 Jul 2025, 18:07 WIB | Oleh:
Gubernur NTB: Fornas Tempat Belajar Sebelum Jadi Tuan Rumah PON 2028 Doc: ANTARA/Ho-Pemprov NTB
Ket. Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal.

MATARAM - Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal menegaskan perhelatan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII yang digelar pada 26 Juli hingga 1 Agustus 2025 menjadi ajang mencari pengalaman untuk mempersiapkan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) pada 2028.

"Kita perlu pengalaman sehingga pilihannya tepat Fornas ini tempat kita belajar sebelum kita mempersiapkan pelaksanaan PON 2028," ujarnya di Mataram, Selasa (15/7).

Ia mengatakan di Indonesia ada dua ajang olahraga yang terbesar diakui oleh pemerintah, yakni olahraga prestasi dan non prestasi. Untuk olahraga prestasi itu induknya di bawah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan non prestasi induknya di bawah Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI).

"KONI melaksanakan PON dan KORMI melaksanakan Fornas," ujarnya.

Miq Iqbal, sapaan akrab Gubernur NTB, menyatakan dari dua ajang nasional itu, Fornas menjadi yang terbesar dari sisi jumlah induk olahraga yang dipertandingkan, termasuk jumlah peserta daripada cabang olahraga yang dipertandingkan dalam PON.

"Perkiraan kita jumlah peserta Fornas yang hadir termasuk pendamping ini bisa belasan ribu orang, belum pendamping. Artinya, kegiatan ini besar. Oleh karena itu saya mendukung NTB waktu itu menjadi tuan rumah Fornas, termasuk dibentuknya panitia daerah tanpa melibatkan penyelenggara acara atau event organizer (EO)," tegas Iqbal.

"Terus kenapa tidak melibatkan EO, terus kita membentuk panitia daerah yang isinya putra putri daerah supaya kita belajar, ada transformasi ilmu, sehingga saat PON kita sudah siap," ujarnya.

Untuk mendukung Fornas ini, pihaknya mengalokasikan 28 miliar rupiah dari awalnya 32 miliar rupiah. Meski estimasi anggaran yang dibutuhkan adalah 40 miliar rupiah. Namun, dari 28 miliar rupiah, 3 miliar rupiah dianggarkan untuk membiayai kontingen, sehingga 25 miliar rupiah untuk penyelenggaraan.

"Jadi kita ingin menggelar sebuah kegiatan tanpa meninggalkan hutang dan masalah," katanya.

Lebih jauh, Iqbal menambahkan ada tiga indikator kesuksesan yang ingin diraih dalam Fornas, yakni transformasi ilmu dan pembelajaran karena tahun 2028, NTB akan menjadi tuan rumah PON.

Selanjutnya, jumlah peserta dari target 12 ribu orang dan sudah mendaftar sampai dengan saat ini 15.400 orang. Namun, jumlah ini mudah-mudahan sampai hari pelaksanaan bisa mencapai 18 ribu sampai 20 ribu orang.

"Kemudian, paling penting dari indikator Fornas ini, adalah dampak ekonominya bagi daerah. Diharapkan, dari perhelatan ini dampak ekonomi sebesar 100 miliar rupiah," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Indonesia Turun Full Team Buat Kikis Kekuatan Vietnam

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...

Kapal Kandas karena Air Surut Dampak Kemarau Panjang

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...
Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...
Luar Negeri
Trump Isyaratkan Negosiasi ...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.