Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Desa Uwie Tabalong Buka Lahan Ketahanan Pangan Jagung-Durian Unggul

📅 Sabtu, 12 Jul 2025, 21:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Desa Uwie Tabalong Buka Lahan Ketahanan Pangan Jagung-Durian Unggul Doc: ANTARA
Ket. Bupati Tabalong Muhammad Noor Rifani (ketiga kanan) meninjau program ketahanan pangan berupa pengembangan ternak sapi dan kambing di Desa Uwie, Kecamatan Muara Uya, Tabalong, Kalimantan Selatan, Sabtu (12/7/2025).

TABALONG – Desa Uwie, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, membuka dua hektare lahan untuk mendukung program ketahanan pangan berupa budidaya jagung dan durian unggul.

Kepala Desa Uwie, Mulyadi Triso, di Tabalong, Sabtu (12/7), mengatakan lahan ini nantinya juga ditanami jenis tanaman hortikultura lain yang dinilai memiliki potensi yang baik.

“Khususnya kebutuhan jagung pakan di Desa Uwie cukup tinggi karena itu perlu pengembangan lahan jagung," ujarnya.

Selain jagung, Kelompok tani Subur Makmur Desa Uwie telah mengembangkan durian unggulan lokal seperti Kamundai Kuning, Kamundai Merah, Likol Burum (Durio sp.), Layung Burum, Likol Kuning dan Likol Santuun.

Sekitar 300 pohon durian unggul kini berhasil dibudidayakan sebagai diversifikasi usaha petani lokal selain karet dan cabai tiung.

Terkait ketahanan pangan, Mulyadi menuturkan pihaknya juga memberikan bantuan kepada kelompok masyarakat berupa kambing dan sapi, yang dikembangbiakkan dengan sistem bagi hasil dengan ketentuan pihak pengelola menyerahkan dua ekor anak kambing ke desa untuk disalurkan ke warga desa yang belum memiliki ternak.

Adpun sapi penggemukan jika laku terjual maka keuntungan penjualan disetorkan ke BUMDes sebesar Rp1 juta.

"Keuntungan yang disetor ke BUMDes dari penjualan sapi Rp1 juta tiap tahun dan jika cukup modal akan disalurkan ke warga desa lainnya," ucap Mulyadi.

Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani meninjau lokasi pengembangan budidaya durian unggul hingga persiapan lahan jagung di Desa Uwie sekaligus peletakan batu pertama pembangunan RTH Smart.

"Program ketahanan pangan yang dilakukan Desa Uwie bisa menjadi percontohan desa lainnya," ungkap Noor Rifani.

Menurut Rifani, ketahanan pangan sangat dibutuhkan baik berupa program nasional maupun program prioritas di Kabupaten Tabalong.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...

BNPB: Kualitas Udara Kalbar Berbahaya

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BNPB: Kualitas Udara Kalbar...
Nasional
BNPB: OMC Penanganan Karhut...
Luar Negeri
Populasi Dugong Australia T...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.