Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Awas Bahaya Mencekam, Cuaca Panas Ekstrem Terjang Gorontalo, Polda Larang Keras Bakar Lahan

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 01:25 WIB | Oleh:
Awas Bahaya Mencekam, Cuaca Panas Ekstrem Terjang Gorontalo, Polda Larang Keras Bakar Lahan Doc: ANTARA/HO-Bidang Humas Polda Gorontalo
Ket. Tangkapan layar video personel Polda Gorontalo melakukan pemadaman api secara manual di perbukitan Desa Molintogupo, Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Rabu (2/9).

GORONTALO - Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring cuaca panas dan kering yang melanda wilayah tersebut, Kamis (3/9).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Gorontalo Komisaris Besar Polisi Marupa Sagala di Gorontalo, Rabu, mengatakan kondisi cuaca saat ini dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran secara cepat jika tidak diantisipasi dengan baik.

"Pencegahan karhutla memerlukan peran seluruh masyarakat, sehingga kami meminta warga tidak melakukan pembukaan maupun pembersihan lahan dengan cara membakar," katanya.

Dia mengatakan karhutla dapat menimbulkan dampak merugikan yang luas, mulai dari kerusakan lingkungan, pencemaran udara akibat kabut asap, sampai pada kondisi mengancam keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Pada kondisi cuaca panas saat ini, api yang awalnya berasal dari pembakaran kecil berpotensi merambat dengan cepat ke area lain, terutama saat kondisi vegetasi mengering dan dipicu embusan angin kencang.

Hal itu, kata dia, alasan utama untuk warga terus diingatkan semua pihak agar tidak membakar lahan maupun sampah secara sembarangan.

Jika memang melakukan aktivitas pembakaran, kata dia, warga diwajibkan tidak meninggalkan api atau bara api, tanpa pengawasan.

"Setiap warga juga harus memastikan api telah benar-benar padam setelah melakukan aktivitas yang menggunakan media pemantik," katanya.

Selain itu, bagi pengendara maupun pejalan kaki yang memiliki kebiasaan merokok, diminta tidak membuang puntung rokok secara sembarangan, khususnya di tempat atau lokasi, yang dinilai rawan dan mudah terbakar.

Polda Gorontalo dan jajarannya terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan.

Ia mengimbau warga apabila menemukan adanya titik api atau kebakaran hutan dan lahan, segera melapor kepada pihak kepolisian atau instansi terkait agar dapat ditangani secepat mungkin.

"Upaya pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kesadaran serta kepedulian yang tinggi dari masyarakat, diharapkan perluasan titik api dapat dicegah, sehingga lingkungan tetap aman dan sehat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Megapolitan
Lima Saksi Diperiksa, Polis...
Luar Negeri
Menara Kembar Petronas Dise...
Megapolitan
Kasus Kekerasan Seksual di ...

Harga Garam Anjlok saat Kemarau

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Harga Garam Anjlok saat Kem...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.