Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Sidoarjo Ungkap Kondisi Santri Korban Keracunan Makanan Ponpes Manba'ul Hikam

3 Kamis, 03 Sep 2026, 01:05 WIB | Oleh:
Bupati Sidoarjo Ungkap Kondisi Santri Korban Keracunan Makanan Ponpes Manba'ul Hikam Bupati Sidoarjo Ungkap Kondisi Santri Korban Keracunan Makanan Ponpes Manba'ul Hikam Doc: ANTARA/HO-Kominfo Kabupaten Sidoarjo
Ket. Bupati Sidoarjo Subandi (tengah) memberi keterangan terkait kondisi santri korban dugaan keracunan, di RSI Siti Hajar Sidoarjo, Rabu (2/9/2026). Ia menyatakan data terkini menampilkan tersisa 34 santri korban yang dirawat di RSI Siti Hajar sementara sisanya telah kembali ke kediaman masing-masing.

SIDOARJO - Bupati Sidoarjo Subandi menyatakan jumlah santri Pondok Pesantren Manba'ul Hikam korban dugaan keracunan makanan yang masih menjalani perawatan kini tersisa 34 orang di Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar, Rabu (2/9).

"Tinggal 34 santri yang masih dirawat di RSI Siti Hajar. Semua sudah dalam keadaan membaik dan sehat," kata Subandi usai mengunjungi korban di RSI Siti Hajar Sidoarjo, Rabu.

Menurutnya, ke-34 santri yang kini sedang dirawat di rumah sakit tersebut dalam kondisi baik dan dapat kembali ke rumah masing-masing pada pagi esok hari.

Selain di RSI Siti Hajar, jumlah santri korban yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Notopuro Sidoarjo juga telah pulang ke kediaman masing-masing pada Rabu (2/9) sore tadi.

Ia menyebutkan lima orang santri yang telah dinyatakan boleh pulang dari RSUD Notopuro Sidoarjo merupakan lima santri terakhir di rumah sakit tersebut.

"Tersisa 34 santri yang sedang di rawat di RSI Siti Hajar saja. Selain itu semua sudah pulang," kata Subandi.

Dari pantauan ANTARA, kejadian dugaan keracunan terjadi di Ponpes Manba'ul Hikam pada Selasa (1/9) mengakibatkan setidaknya 566 santri mengalami berbagai macam gejala keracunan seperti mual dan sakit perut serta lemas.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak pada Rabu (2/9) dini hari menyatakan kejadian dugaan keracunan tersebut tak hanya terjadi di Ponpes Manba'ul Hikam tetapi juga terjadi di 18 lembaga pendidikan di wilayah Sidoarjo usai seluruh pihak terkait menyantap menu makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanggulangin Kali Tengah, Sidoarjo pada Selasa (1/9).

Pada hari ini, Rabu (2/9) siang, Badan Gizi Nasional (BGN) telah menerbitkan surat penghentian sementara (suspend) berat terhadap operasional SPPG terkait.

Sementara itu, Wakil Koordinator BGN Regional Jawa Timur, Teguh Bayu Wibowo, menegaskan pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium terkait makanan yang disajikan, yang mana hasilnya diperkirakan akan selesai dalam waktu paling cepat satu minggu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Terkonfirmasi, Jenderal LSP...
Nasional
Polri Tetapkan 3 Tersangka ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

Kabar Gembira!!! BSU 2026 Rp900 Ribu Resmi Ditetapkan Pemerintah, Syarat & Penerimanya Cek Disini!

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.