Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Jembrana Waspadai Alih Fungsi Lahan Pertanian

📅 Senin, 07 Jul 2025, 20:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Jembrana Waspadai Alih Fungsi Lahan Pertanian Doc: ANTARA
Ket. Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, saat memimpin apel rutin ASN di Jembrana, Bali, Senin (7/7/2025).

Jembrana – Pemerintah Kabupaten Jembrana, Bali, mewaspadai alih fungsi lahan pertanian dengan mengingatkan dinas terkait serius mengawasi hal tersebut.

"Alih fungsi lahan pertanian merupakan ancaman bagi ketahanan pangan. Dinas-dinas terkait harus bersinergi mengawasi dan memastikan hal itu tidak terjadi," kata Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, saat memimpin apel rutin aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya di Negara, Jembrana, Bali, Senin (7/7).

Dia mengatakan instansi terkait seperti Dinas Pertanian dan Pangan serta Dinas PUPRPKP harus berkolaborasi menjaga tata ruang sesuai dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW) dan peta lahan sawah yang dilindungi (LSD).

"Sawah tidak boleh dialihfungsikan dan jangan coba-coba bermain-main soal itu. Ini menyangkut masa depan anak cucu kita. Sekali lahan pertanian berubah fungsi, sangat sulit untuk dikembalikan," katanya.

Pihaknya juga menyadari minat generasi muda untuk bertani semakin berkurang, sehingga perlu pendekatan yang lebih inovatif dan modern untuk regenerasi petani.

Untuk menarik minat generasi muda menjadi petani, perlu iklim usaha yang kondusif khususnya terkait harga hasil panen.

"Program pelatihan pertanian berbasis teknologi juga harus dilakukan. Hal itu untuk menarik minat kaum muda agar terjun ke dunia pertanian. Digitalisasi pertanian bukan lagi pilihan, tapi sudah menjadi kebutuhan," katanya.

Selain regenerasi petani, perbaikan suplai air ke lahan pertanian juga dia soroti karena masih banyak keluhan petani terkait hal tersebut.

Untuk mengatasi itu, perlu upaya konkret seperti pengerukan sedimen di bendungan dan pemanfaatan sumur bor.Untuk menekan biaya tanam khususnya yang menggunakan sumur bor sebagai pengairan, dia menekankan penggunaan listrik atau panel tenaga surya.

Dia juga menyampaikan berkaitan dengan sektor pertanian, mulai tahun ini Pemkab Jembrana kembali memberikan dana talangan kepada KUD dan koperasi kakao untuk membeli hasil panen petani.

Beras dari gabah yang dibeli KUD dari petani akan didistribusikan kepada aparatur sipil negara (ASN).

"Meski kualitas berasnya belum sempurna, yang penting kita telah membantu petani dan menjaga harga gabah tetap stabil," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.