Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Produksi Jagung di Pasaman Barat Mencapai 174.645 Ton Hingga November

📅 Kamis, 18 Des 2025, 23:05 WIB | Oleh:
Produksi Jagung di Pasaman Barat Mencapai 174.645 Ton Hingga November Doc: Antara
Ket. Pelaksanaan tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Pasaman Barat Afdal saat melakukan panen jagung di lahan kelompok tani di Kecamatan Pasaman beberapa waktu lalu.

Simpang Empat - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mencatat produksi jagung mencapai 174.645 ton selama 11 bulan periode Januari-November 2025.

"Jagung itu panen di lahan seluas 29.108 hektare. Diperkirakan panen akan terus meningkat sampai akhir tahun," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Pasaman Barat Afdal di Simpang Empat, Kamis.

Menurutnya produksi jagung itu masih di bawah target yang ditetapkan selama 2025 mencapai 223.236 ton.

Namun pihaknya optimis target produksi yang ditetapkan akan tercapai sampai akhir tahun sesuai data laporan yang masuk dari kelompok tani yang akan panen jagung hingga akhir tahun.

Dia mengatakan produksi jagung itu berada di 11 kecamatan. Kecamatan Pasaman menjadi daerah penghasil tertinggi dengan produksi 33.906 ton, disusul Kecamatan Kinali sebanyak 29.400 ton, Kecamatan Ranah Batahan sebanyak 25.542 ton, dan Kecamatan Luhak Nan Duo 21.540 ton.

Lalu di Kecamatan Lembah Melintang 15.522 ton, Kecamatan Sungai Beremas 13.890 ton, Kecamatan Talamau 12.516 ton, Kecamatan Koto Balingka 10.398 ton, Kecamatan Sungai Aur 6.327 ton, Kecamatan Gunung Tuleh 4.404 ton dan di Kecamatan Sasak Ranah Pasisia sebanyak 1.200 ton.

Untuk percepatan produksi itu, katanya, pihaknya telah melakukan sejumlah upaya diantaranya pemberian bantuan sarana produksi pertanian berupa benih, pupuk, dan obat-obatan melalui dana APBN, bantuan pupuk bersubsidi dan menambah luas tanam jagung

Lalu memberdayakan penyuluh dengan memberikan sosialisasi mengenai tanaman jagung.

"Melalui penyuluh, petani selalu diingatkan jangan memakai benih yang harganya murah dan tidak jelas dari mana produksinya. Jika salah memilih benih maka tanam jagung akan mudah terserang penyakit dan hasil sedikit," katanya.

Selanjutnya juga menambah luas tanam jagung di lahan kelapa sawit yang sedang peremajaan.

Dia menilai pada umumnya tanaman jagung cukup diminati oleh masyarakat karena harganya relatif stabil.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.