Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Desa Berperan Penting sebagai Agen Perubahan Pengelolaan Sampah Anorganik dan B3

📅 Kamis, 03 Jul 2025, 11:45 WIB | Oleh:
Desa Berperan Penting sebagai Agen Perubahan Pengelolaan Sampah Anorganik dan B3 Doc: ANTARA
Ket. Kepala Subbagian Umum Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal.

JAKARTA - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah (Kemendes PDT) mengingatkan bahwa desa memiliki peran penting sebagai agen perubahan dalam pengelolaan sampah anorganik dan bahan berbahaya beracun (B3).

"Desa sebagai ujung tonggak ekonomi memiliki peran penting, tidak hanya sebagai entitas usaha, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu mengedukasi, memfasilitasi pengumpulan sampah anorganik atau B3, dan bermitra dengan industri pengelolaan limbah,” ujar Kepala Subbagian Umum Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal Jakarta - Kemendes PDT, Zainuddin.

Hal tersebut dia sampaikan saat memberikan arahan dalam Webina Lentera Volume 16 bertema "Penanganan Sampah Anorganik serta Sampah Bahan Berbahaya dan Beracun Menjadi Cuan bagi BUMDes dan Kelembagaan Ekonomi Masyarakat Desa", seperti dipantau melalui kanal YouTube Kemendes PDT di Jakarta, Kamis. 

Dengan peran sebagai agen perubahan itu, ujar Zainuddin melanjutkan, sudah sepatutnya desa menjadi pelopor pengelolaan sampah anorganik dan bahan berbahaya beracun menjadi potensi usaha baru untuk menggerakkan perekonomian.

Ia pun menilai penyelenggaraan webinar itu menjadi salah satu sarana edukasi bagi segenap elemen desa agar dapat mengelola sampah secara baik.

“Tema ini sangat relevan karena menyentuh dua tantangan besar yang dihadapi banyak desa, yaitu persoalan lingkungan akibat akumulasi sampah, khususnya sampah B3 yang berbahaya jika tidak dikelola dengan baik, serta kebutuhan penguatan ekonomi desa,” kata dia. 

Lebih lanjut, ia pun menyampaikan bahwa saat ini banyak limbah seperti aki bekas, oli bekas, baterai, kemasan pestisida, hingga elektronik rumah tangga kerap dipandang sebagai sampah yang tidak berguna. Padahal, jika didukung sistem pengelolaan dan usaha yang baik, sampah tersebut dapat menjadi potensi usaha baru berbasis desa.

Zainuddin mendorong desa untuk memanfaatkan peluang pengelolaan sampah dan limbah sebagai penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat desa sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.

Sebelumnya, Kemendes PDT telah meluncurkan Gerakan Desa Peduli Sampah. Gerakan tersebut bertujuan menciptakan desa yang bersih, asri, dan sehat melalui pengelolaan sampah yang efektif dari sumbernya serta pelestarian budaya bersih sebagai jati diri masyarakat desa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Advertisement
Jadi Perhatian Internasional: Media Asing Ramai-ramai Soroti Keracunan MBG di Sidoarjo, Dugaan Masalah pada Distribusi

Jadi Perhatian Internasional: Media Asing Ramai-ramai Soroti Keracunan MBG di Sidoarjo, Dugaan Masalah pada Distribusi

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.