Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cengkeh Lebak Menggeliat! Petani Siap Gebrak Pasar Nasional

📅 Minggu, 29 Jun 2025, 23:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cengkeh Lebak Menggeliat! Petani Siap Gebrak Pasar Nasional Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Petani di Lebak Banten menjemur cengkih.

LEBAK – Cengkeh merupakan komoditas perkebunan yang penting, berperan dalam penyediaan lapangan kerja, sumber pendapatan, dan devisa negara.

Selain itu, cengkeh juga memiliki potensi untuk mendorong pembangunan wilayah, pengembangan agroindustri, dan pelestarian lingkungan.

Sejumlah petani di Kabupaten Lebak, Banten mengembangkan perkebunan cengkeh untuk memenuhi permintaan pasar guna meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.

"Kita menanam cengkeh sebanyak 400 batang di lahan dua hektare," kata Wahid (50) seorang petani Lebakgedong Kabupaten Lebak, Minggu (29/6).

Perkebunan cengkeh di wilayahnya itu di Kecamatan Lebakgedong Kabupaten Lebak sangat cocok ditanam dengan ketinggian 900 meter di atas permukaan laut.

Pengembangan perkebunan cengkeh itu, karena tanaman miliknya yang ada sudah tidak produksi lagi

Karena itu, dirinya mengembangkan kembali kebun cengkeh, terlebih harga di pasaran di atas Rp100 ribu perkilogram.

Selain itu perawatan perkebunan cengkeh sangat mudah dan setiap tiga bulan diberikan pupuk urea agar hijau dan tumbuh subur.

"Produksi cengkeh dari tanam hingga mulai menghasilkan panen sekitar tujuh tahun," katanya.

Maman (55) petani di Kecamatan Bojongmanik Kabupaten Lebak mengatakan dirinya mengembangkan perkebunan cengkeh di lahan 1,5 hektare dengan 300 bibit yang didatangkan dari Bogor.

Perkebunan cengkeh itu untuk masa depan ekonomi keluarga, terlebih lima tahun ke depan memasuki masa pensiun sebagai guru," katanya.

Budiman (55) , seorang pedagang pengumpul di Pasar Rangkasbitung mengaku dirinya saat ini menampung harga cengkeh kering Rp105 ribu per kg, namun pasokan relatif kecil karena belum musim panen, sedangkan permintaan pabrik dari perusahaan di Jawa Timur meningkat.

"Kami menampung cengkeh dari petani Lebak juga Pandeglang dan bisa memasok ke Jawa Timur sebanyak 10 - 15 ton," ujarnya.

Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Deni Iskandar mengatakan pemerintah daerah minta petani agar mengembangkan perkebunan cengkeh agar bisa memenuhi permintaan pasar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”
    Preview komentar:
    Layanan pusat bantuan Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
    Layanan pusat bantuan Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
  • Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan
    Preview komentar:
    Layanan bebas pulsa Bank Nagari Layanan WhatsApp call ...
    Layanan bebas pulsa Bank Nagari Layanan WhatsApp call center ...
  • Night at Museum Ajak Generasi Muda Pelajari Sejarah dan Budaya dalam Suasana Eksklusif
    Preview komentar:
    Layanan WhatsApp Bank Nagari Layanan WhatsApp call center ...
    Layanan WhatsApp Bank Nagari Layanan WhatsApp call center ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Nasional
Menkes Dorong Dokter Indone...

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

50 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
Ekonomi
Harga BBM Pertamina, Shell,...
Megapolitan
Tabrakan Beruntun di Tol Se...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.