Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Breaking News! India dan Pakistan Sepakat untuk Segera Melakukan Gencatan Senjata

📅 Sabtu, 10 Mei 2025, 20:37 WIB | Oleh:
Breaking News! India dan Pakistan Sepakat untuk Segera Melakukan Gencatan Senjata Doc: Istimewa
Ket. Rudal balistik Hatf-II Abdali yang berkemampuan nuklir melaju dengan peluncur bergeraknya selama parade Hari Nasional Pakistan di Islamabad pada tanggal 23 Maret 2007.

WASHINGTON - India dan Pakistan pada Sabtu (10/5) sepakat untuk segera melakukan gencatan senjata setelah berhari-hari terjadi eskalasi militer.

Dilansir Al Jazeera, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengunggah di media sosial bahwa kedua negara telah sepakat untuk melakukan “gencatan senjata penuh dan segera”.

"Setelah perundingan panjang yang dimediasi oleh Amerika Serikat, saya dengan senang hati mengumumkan bahwa India dan Pakistan telah sepakat untuk melakukan GENCATAN SENJATA PENUH DAN SEGERA. Selamat kepada kedua Negara karena telah menggunakan Akal Sehat dan Kecerdasan yang Hebat. Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini!" tulis Trump. 

Pakistan dan India sebelumnya saling menyerang lokasi militer saat Islamabad meluncurkan “Operasi Bunyan Marsoos” setelah tiga pangkalan udara Pakistan menjadi sasaran “rudal udara-ke-permukaan” India.

Pihak berwenang di Kashmir yang dikelola Pakistan mengatakan, sedikitnya 13 orang tewas dan lebih dari 50 orang terluka di wilayah tersebut sejak tadi malam akibat penembakan India.

Lebih dari 60 orang dilaporkan tewas sejauh ini sejak India meluncurkan rudal pada hari Rabu yang katanya menargetkan "kamp teroris" di Pakistan dan Kashmir yang dikelola Pakistan.

Militer India menolak klaim Pakistan
Berikut pernyataan juru bicara militer India dalam konferensi pers:

Sejak serangan Pahalgam pada tanggal 22 April, tanggapan tentara India terukur dan bertanggung jawab.
Klaim Pakistan tentang penghancuran pangkalan rudal S-400 dan Brahmos milik India adalah salah dan tidak berdasar.
Klaim Pakistan tentang kerusakan pangkalan udara India juga salah.
India memberikan pukulan besar terhadap aset darat dan udara Pakistan.
Pasukan India secara signifikan merusak pangkalan udara Pakistan di beberapa tempat.

Pakistan juga menderita kerugian besar di sepanjang Garis Kontrol, perbatasan de facto India-Pakistan di Kashmir.

Seorang pejabat keamanan Pakistan yang mengatakan bahwa Islamabad telah membuktikan kepada dunia bahwa mereka mampu menahan serangan, dan membalas – baik dalam hal kemampuan konvensional maupun pencegahan nuklir.

Tampaknya apa yang telah kita saksikan dalam 48 jam terakhir – penembakan besar-besaran di Garis Kontrol serta penggunaan senjata berat, jet dan pesawat tak berawak – akan mereda.

Kita harus menunggu dan melihat berapa lama gencatan senjata akan bertahan di lapangan dan apa dampaknya.

Kedua negara juga sepakat untuk mengadakan dialog yang lebih luas mengenai berbagai isu.

Bagi pihak Pakistan, ini akan mencakup masalah air yang sangat penting karena India telah menangguhkan perjanjian terkait dengan Pakistan, yang memengaruhi mata pencaharian dan pertanian di negara ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Open Base Lanud Hang Nadim

15 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Open Base Lanud Hang Nadim
Ekonomi
Pemasangan jaring untuk pro...
Nasional
Kapal Qi Jiguang dan Kunlun...

Karapan sapi di Bangkalan Madura

19 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Karapan sapi di Bangkalan M...
Rona
Pameran seni rupa karya sen...
Megapolitan
Pendaftaran Kartu Layanan G...
Nasional
RUU Perampasan Aset Jangan ...
Megapolitan
Pemprov DKI hentikan sistem...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.