Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Australia Temukan Madu Lokal Mampu Atasi Resistansi Antibiotik

25 Selasa, 24 Jun 2025, 21:00 WIB | Oleh:
Australia Temukan Madu Lokal Mampu Atasi Resistansi Antibiotik Australia Temukan Madu Lokal Mampu Atasi Resistansi Antibiotik Doc: AFP/GREGORY PLESSE
Ket. Seorang peternak lebah sedang menangani sarang lebah di sebuah peternakan lebah di Somersby, Australia. Studi menemukan bahwa kekuatan antimikroba madu lebah tanpa sengat bergantung pada mekanisme peroksida dan nonperoksida.

SYDNEY - Sejumlah peneliti telah menemukan bahwa madu yang dihasilkan oleh lebah tanpa sengat lokal memiliki sifat antimikroba yang khas, menawarkan harapan baru dalam upaya memerangi ancaman resistansi antibiotik di seluruh dunia.

Dikenal secara lokal sebagai madu "kantong gula", madu dari tiga spesies seperti Austroplebeia australis, menunjukkan aktivitas antimikroba yang luar biasa bahkan setelah menjalani proses pemanasan dan penyimpanan jangka panjang, karakteristik yang dapat membawa keuntungan bagi aplikasi medis komersial, menurut pernyataan dari Universitas Sydney (University of Sydney) pada Senin (23/6).

Menurut pernyataan Universitas Sydney, ketahanan itu membuat madu tersebut berbeda dengan madu yang diproduksi oleh lebah madu Eropa, yang efek antimikrobanya sering kali bergantung pada hidrogen peroksida dan dapat berkurang seiring berjalannya waktu atau karena panas.

Studi tersebut menemukan bahwa kekuatan antimikroba madu lebah tanpa sengat bergantung pada mekanisme peroksida dan nonperoksida, yang tetap efektif bahkan tanpa hidrogen peroksida, tidak seperti madu manuka, yang kemampuannya sangat bergantung pada tanaman tertentu.

Kenya Fernandes dari Universitas Sydney, penulis utama studi itu mengatakan efek antimikroba madu yang konsisten di berbagai lokasi menunjukkan bahwa lebah itu sendiri, bukan hanya tanamannya, yang memainkan peran penting.

"Aktivitas antimikroba konsisten di semua sampel madu 'kantong gula' yang diuji, tidak seperti madu lebah madu yang dapat bervariasi secara signifikan berdasarkan perubahan musim dan sumber bunga," kata Profesor Dee Carter dari Universitas Sydney, salah satu penulis studi tersebut.

Lazim digunakan oleh penduduk asli Australia untuk dikonsumsi dan penyembuhan, madu kantong gula kini dipandang sebagai alternatif alami yang menjanjikan untuk antibiotik sintetis, menurut penelitian yang dijabarkan dalam jurnal Applied and Environmental Microbiology, yang diterbitkan oleh American Society for Microbiology.

Meskipun setiap sarang lebah tanpa sengat hanya menghasilkan 0,5 liter madu per tahun, perawatannya yang mudah dapat memungkinkan produksi dalam skala yang lebih besar. Para peneliti menyatakan bahwa dengan persetujuan dari regulator, madu tersebut kini dapat mengakses pasar bernilai tinggi, dan penelitian yang sedang berlangsung mengenai sifat antimikrobanya menawarkan harapan baru untuk melawan resistansi antibiotik. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Daerah
Sekolah Rakyat Perluas Ruan...

Pemkot Bekasi Jamin Kenyamanan Investasi

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bekasi Jamin Kenyama...
Luar Negeri
Trump Melunak, Tarif 50 Per...
Advertisement
Bikin ASEAN Takjub, Kapal Selam Tanpa Awak Bikinan PT PAL Sabet Penghargaan Internasional

Bikin ASEAN Takjub, Kapal Selam Tanpa Awak Bikinan PT PAL Sabet Penghargaan Internasional

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.