Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertumbuhan Keluarga Muda Dorong Permintaan Rumah Subsidi, Pembiayaan Skema FLPP Diperkuat

📅 Selasa, 04 Agu 2026, 10:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertumbuhan Keluarga Muda Dorong Permintaan Rumah Subsidi, Pembiayaan Skema FLPP Diperkuat Doc: ANTARA
Ket. Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menyampaikan keterangan kepada wartawan.

JAKARTA - Pertumbuhan keluarga muda menjadi pendorong utama permintaan rumah subsidi. Pemerintah terus memperkuat dukungan pembiayaan melalui skema FLPP. 

"Dari sisi demografi, pertumbuhan keluarga muda, urbanisasi, dan meningkatnya kesadaran memiliki rumah sebagai aset jangka panjang juga menjadi pendorong utama permintaan rumah subsidi," ujar Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho di Jakarta, Selasa (4/8).

Heru mengatakan saat ini pengembang dan pemerintah semakin memperhatikan konektivitas kawasan, akses jalan, jaringan air bersih, transportasi, pendidikan, kesehatan, dan fasilitas komersial sebagai bagian dari pengembangan perumahan subsidi.

"Prospek pasar rumah subsidi pada semester II 2026 masih sangat positif," katanya.

Tingginya backlog kepemilikan rumah menunjukkan bahwa kebutuhan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) masih sangat besar dan belum sepenuhnya terpenuhi.

Di sisi lain, pemerintah terus memperkuat dukungan pembiayaan melalui skema FLPP dengan target penyaluran 350.000 unit rumah subsidi pada tahun 2026.

Sebagai informasi, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menyebut rumah subsidi dari Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) diminati oleh generasi milenial dan Gen-Z.

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengatakan Realisasi penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) rumah subsidi tahun lalu (2025) sebesar 278.868 unit, itu kurang lebih 62 persennya diakses oleh Gen Z dan milenial, usia 19 sampai 30 tahun.

Hal itu, menurut Heru, membawa optimisme bahwa kesadaran generasi muda saat ini untuk melakukan investasi jangka panjang berupa rumah sebagai investasi masa depan masih sangat tinggi kesadarannya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan sektor perumahan merupakan salah satu prioritas pembangunan nasional yang memiliki dampak luas terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurut AHY, program ini bukan sekadar membangun rumah, melainkan juga membangun harapan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat fondasi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Bulu Tangkis Beregu Putra-putri ke Semifinal

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Bulu Tangkis Beregu Putra-p...
Advertisement
BMKG: El Nino Sangat Kuat Sedang Terjadi

BMKG: El Nino Sangat Kuat Sedang Terjadi

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.