Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sumut Bakal Revitalisasi Pasar Horas Pematangsiantar

📅 Minggu, 15 Jun 2025, 23:58 WIB | Oleh:
Sumut Bakal Revitalisasi Pasar Horas Pematangsiantar Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Sumut
Ket. Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution (kedua kiri) bersama pedagang meninjau bangunan bekas terbakar di Pasar Horas Kota Pematangsiantar, Sumut, Ahad (15/6).

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Pematangsiantar segera merevitalisasi Pasak Horas di Kota Siantar pada tahun ini.

Agar pembangunan Pasak Horas cepat terealisasi, kata dia, maka menggunakan pembiayaan PT Bank Sumut, namun pembayaran dicicil oleh Pemprov Sumut dan Pemkot Pematangsiantar. Pasar Horas dikenal di tingkat lokal dengan sebutan Pajak Horas.

"Jadi kita minta Bank Sumut untuk pembiayaan, tapi cicilannya ditanggung provinsi dan kota. Nanti uangnya masuk ke PD Pasar, tapi cicilannya kami yang bayar. Kebutuhan biaya dihitung betul-betul," kata dia ketika meninjau Pasar Horas di Kota Siantar, Ahad.

Ia mengatakan tidak ada relokasi pedagang akibat peristiwa kebakaran melanda sekitar 400 kios di Gedung IV, Lantai 2, Pasar Horas Kota Siantar pada 22 November 2024.

Akibat musibah tahun lalu itu, ratusan pedagang saat ini memilih berjualan di sebagian badan jalan di depan Pasar Horas untuk sementara waktu.

Dia mengatakan kebakaran itu masuk kategori bencana. Oleh sebab itu, pemerintah harus turun tangan merevitalisasi bangunan yang rusak.

"Yang kena bencana ini kan pedagang, harus kita pikirkan juga. Kalau kita pindah makin tergores hatinya," ujar Bobby.

Pada kesempatan itu, ia juga menyapa sejumlah pedagang di lokasi bekas kebakaran pasar tahun lalu tersebut.

Mereka banyak mengungkapkan keinginan agar gedung yang terbakar tersebut dapat segera dibangun oleh pemerintah daerah.

Nera Pulungan, pedagang sayur sudah bertahun-tahun berdagang di Pasar Horas, mengaku senang setelah Gubernur Sumut Bobby Nasution meninjau lokasi pasar yang terbakar itu.

Ia mengaku sudah menyampaikan keluhan ratusan pedagang Pasar Horas secara langsung kepada suami Kahiyang Ayu tersebut.

"Sangat senang bisa jumpa langsung dengan Pak Bobby dan menanyakan langsung di dalam tadi. Semoga segera dibangun," ujarnya.

Sudah hampir setahun Nera dan pedagang lainnya berdagang di sebagian badan jalan di depan Pasar Horas.

Ia mengaku penghasilannya juga ikut berkurang lantaran berjualan di sebagian badan Jalan Merdeka Kota Siantar itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Luar Negeri
NTT Bikin Kejutan! Neraca P...

Status Gunung Sinabung Masih Level Siaga

52 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Status Gunung Sinabung Masi...
Advertisement
Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.