Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Maluku-Undip jajaki kerja sama teknologi penyedia air bersih

📅 Rabu, 11 Jun 2025, 15:20 WIB | Oleh:
Pemprov Maluku-Undip jajaki kerja sama teknologi penyedia air bersih Doc: ANTARA/HO-Pemprov Maluku
Ket. Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa meninjau teknologi penyedia air bersih di Universitas Diponegoro

Ambon -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku bersama Universitas Diponegoro (Undip) Jawa Tengah menjajaki kerja sama teknologi penyedia air bersih untuk menjawab kebutuhan air bersih pada wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di Maluku.

“Kami melihat instalasi proses pengolahan air laut atau air payau menjadi air tawar yang layak dikonsumsi oleh masyarakat yang teknologinya sedang dikerjakan oleh Undip,” ujar Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam keterangan tertulis yang diterima di Ambon, Rabu.

Hal itu dikatakan saat mengunjungi lokasi unit desalinasi bertenaga surya yang menggunakan reverse osmosis untuk pasokan air tawar di daerah terpencil oleh Universitas Diponegoro, Jepara, Jawa Tengah.

Menurutnya fasilitas ini penting untuk ditinjau, karena pihaknya sadar betul di Maluku ada pulau-pulau yang akses air bersihnya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Ada wilayah-wilayah yang memang tidak mudah memperoleh air bersih untuk dikonsumsi masyarakat, Pemerintah tentu harus melihat ini sebagai suatu kesempatan memberikan jalan keluar kepada mereka,” katanya.

Dirinya mengatakan bahwa teknologi ini tidak terlalu mahal dari segi biaya, serta listriknya berasal dari tenaga surya, dan investasinya juga tidak seperti yang dikhawatirkan karena tidak terlalu mahal, dan sebenarnya terjangkau untuk bisa dibiayai oleh Pemerintah Daerah Maluku.

“Kehadiran kami di sini selain bertemu dengan Prof Nyoman yang menangani proyek, kami juga berkesempatan membangun dialog dengan beliau, karena juga membuka kesempatan untuk putra-putri kami dikirim dan berlatih di sini,” tambahnya.

Gubernur Hendrik juga menjelaskan ke depannya Universitas Diponegoro akan bekerjasama dengan perguruan tinggi yang ada di Ambon, untuk mendidik putra-putri daerah, guna menguasai teknologi ini.

“Ini tidak sulit sebenarnya tetapi kalau dikuasai maka suatu saat kita tidak harus tergantung selalu dengan tenaga pendidik dari Universitas Diponegoro, karena Maluku punya putra-putri, sumber daya manusia yang bisa mengoperasikan fasilitas ini,” terangnya.

Sementara itu Guru Besar Universitas Diponegoro Prof I Nyoman Widiasa mengatakan proyek yang dikerjakan ini merupakan hasil penelitian kolaboratif Australian National University dan Universitas Diponegoro, dengan tujuan untuk menciptakan sistem filtrasi membran percontohan untuk desalinasi air payau atau air laut menggunakan reverse osmosis dengan mengutamakan penggunaan tenaga surya.

“Sistem filtrasi membran percontohan untuk desalinasi air payau atau air laut dengan metode reverse osmosis (RO) dan memanfaatkan energi surya sebagai sumber tenaga utama dirancang untuk menyediakan air bersih di daerah pesisir atau terpencil yang sulit dijangkau jaringan listrik,” jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Keracunan 448 Bukan Angka Kecil, Masih Mau Dilanjut?

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Keracunan 448 Bukan Angka K...
Luar Negeri
Iran Bakal Makin Terkucil, ...
Megapolitan
Integritas Tata Kelola Pemk...

Rupiah Masih Rawan - 2 September 2026

2 jam lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rawan - 2 Sept...
Advertisement
Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.