Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelayanan Kesehatan Bergerak: Solusi Layanan Medis ke Daerah Terpencil

📅 Sabtu, 31 Mei 2025, 17:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelayanan Kesehatan Bergerak: Solusi Layanan Medis ke Daerah Terpencil Doc: Antara Foto
Ket. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Yankes Bergerak Tahap I layani 406 warga Pulau Raas Sumenep Jatim.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Program Pelayanan Kesehatan Bergerak (Yankes Bergerak) Tahap I berhasil memberikan layanan kepada 406 warga Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, pada 16–19 Mei 2025.  

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan program ini merupakan upaya konkret pemerintah dalam mewujudkan keadilan dan pemerataan akses layanan kesehatan hingga ke wilayah kepulauan dan terpencil.

“Yankes Bergerak adalah ikhtiar nyata kami untuk menghadirkan layanan kesehatan yang setara bagi seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah kepulauan seperti Raas,” ujar Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya, Sabtu.

Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan tidak boleh terpusat di kota-kota besar, melainkan harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah, lanjut dia, harus proaktif hadir ke pelosok dan pulau-pulau kecil untuk memberikan pelayanan.

“Kami ingin memastikan warga tidak hanya mendapat pengobatan, tetapi juga edukasi, pendampingan, serta penguatan sistem kesehatan lokal. Ini adalah bagian dari komitmen kami membangun Jawa Timur yang inklusif dan berkeadilan,” katanya.

Tiga jenis layanan utama diberikan dalam kegiatan Yankes Bergerak, yakni layanan spesialistik, layanan kesehatan tradisional, serta pembinaan dan penyuluhan program kesehatan.

Sebanyak 140 pasien menerima layanan spesialistik yang meliputi penanganan penyakit mata seperti katarak, pterygium, dan corneal, serta tindakan bedah minor seperti hernia, lipoma, ganglion, dan tumor jaringan lunak.

Sementara itu, layanan kesehatan tradisional seperti akupunktur, akupresur, atau kombinasi keduanya diberikan kepada 65 pasien di dua lokasi, yakni Puskesmas Raas dan Pondok Pesantren Kasyfudduja.

Untuk program pembinaan kesehatan, sebanyak 201 warga mendapatkan layanan berupa penyuluhan gizi, distribusi suplemen di Desa Ketupat, kunjungan rumah bagi pasien tuberkulosis, serta edukasi kepatuhan pengobatan.

Pelayanan kesehatan jiwa juga diberikan melalui skrining ibu hamil dan kader kesehatan, penyuluhan, serta kunjungan rumah bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), termasuk penanganan kasus pasung secara lintas sektor.

“Kami ingin memastikan semua warga, dari kota hingga desa, dari daratan hingga kepulauan, bisa mengakses layanan kesehatan yang merata dan berkualitas. Kesehatan adalah hak semua orang,” ujar Khofifah.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Pemprov Jatim melibatkan sedikitnya 37 tenaga kesehatan lintas instansi.

Mereka berasal dari Dinas Kesehatan Jawa Timur, RSUD dr. Mohammad Noer Pamekasan, RS Mata Masyarakat Jawa Timur, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur, unsur media, serta tenaga kesehatan tradisional.

Selain itu, RSUD dr. Mohammad Noer dan RS Mata Masyarakat Jawa Timur juga turut memperkuat kapasitas tenaga medis lokal melalui pelatihan teknis. Armada Kapal Gandha Nusantara 02 dari Dinas Perhubungan Jawa Timur pun dimanfaatkan sebagai ruang tindakan medis darurat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Pasokan Listrik Andal dari ...
Daerah
Pemerintah Kota Mataram Aja...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.