Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Cuma Seremonial! Gelar Agenda Nasional, Daerah Bisa Panen Wisatawan

📅 Minggu, 25 Mei 2025, 11:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bukan Cuma Seremonial! Gelar Agenda Nasional, Daerah Bisa Panen Wisatawan Doc: ANTARA/Birkom Kemenparekraf
Ket. Salah satu destinasi wisata di Indonesia.

KENDARI - Sektor pariwisata menciptakan berbagai lapangan kerja, mulai dari pemandu wisata, staf hotel, pemilik restoran, hingga pedagang kerajinan lokal. Dengan meningkatnya pendapatan dari sektor pariwisata, masyarakat setempat dapat merasakan peningkatan kesejahteraan, baik secara langsung maupun tidak langsung. 

Kunjungan wisatawan dapat membantu melestarikan budaya dan alam setempat, terutama jika dikelola dengan baik dan berkelanjutan. Pariwisata dapat meningkatkan citra daerah sebagai tempat yang menarik dan layak dikunjungi, sehingga dapat menarik lebih banyak wisatawan di masa depan. 

Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) menyatakan kegiatan-kegiatan nasional dapat mendongkrak pergerakan ataupun kunjungan wisata di daerah.

Wamenpar RI Ni Luh Puspa saat ditemui di Kendari, Sabtu (24/5), mencontohkan dengan kedatangan para pemuda yang menghadiri kegiatan Mahasabha XIII Perhimpunan Pemuda Hindu atau Peradah Indonesia di Kendari tersebut tentunya juga menambah jumlah pergerakan wisatawan nusantara, karena pesertanya dari berbagai daerah luar Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Karena teman-teman ini sudah bergerak dari satu daerah dan berkunjung ke Kendari, Sulawesi Tenggara,” kata Ni Luh Puspa saat menghadiri kegiatan Mahasabha XIII Peradah Indonesia di Kota Kendari.

Ia menyebutkan pihaknya berharap dengan adanya kegiatan nasional semacam itu para peserta bisa diajak untuk bisa mengeksplorasi sejumlah destinasi wisata unggulan di Sultra, termasuk 200 desa wisata yang ada di Bumi Anoa.

“Jadi saya harap mungkin peserta ini bisa mengunjungi beberapa desa wisata di Sultra,” ujarnya.

Puspa mengungkapkan untuk tahun 2025 ini, Kemenpar menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) untuk berkunjung ke destinasi wisata dalam negeri mencapai 16 juta kunjungan. Jumlah tersebut merupakan target yang diberikan presiden untuk Kementerian Pariwisata di 2025.

Ia menyampaikan dengan target kunjungan tersebut diharap bisa menambah kontribusi pemasukan ekonomi produk domestik bruto (PDB) dan devisa negara dari sektor pariwisata.

“Kontribusi pariwisata ke PDB ditargetkan 4,6 persen dan devisa 19,0-22,1 miliar US Dollar,” jelasnya.

Selain kunjungan wisman, mereka juga ditargetkan kunjungan wisatawan nusantara sebanyak 1,08 miliar pergerakan wisatawan nusantara di tahun ini.

Puspa berharap melalui kunjungan wisatawan luar dan pergerakan wisatawan nusantara di beberapa destinasi diharapkan bisa menambah lapangan kerja di sektor pariwisata yang ditargetkan 25,8 juta orang.

“Karena Presiden Prabowo selalu menyampaikan apapun itu outputnya adalah lapangan pekerjaan,” tambahnya.

Untuk diketahui, di 2024 Kemenpar mencatat jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke dalam negeri sebanyak 13,9 juta kunjungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Rupiah Masih Rentan - 18 September 2026

43 menit yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 18 Se...
Advertisement
Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.