Perubahan Iklim Ancam Kesehatan Mata
📅 Rabu, 21 Mei 2025, 07:05 WIB | Oleh: Haryo BronoSebagian dari gangguan mata tersebut didorong oleh perilaku orang cenderung menghabiskan lebih banyak waktu di luar ruangan saat cuaca hangat. Namun di beberapa tempat, seperti California Selatan dan Costa del Sol di Spanyol, angin panas dan kering menyerap uap air dari udara yang biasanya menyerap radiasi UV, menyebabkan lebih banyak paparan.
“Radiasi UV juga menghasilkan spesies oksigen reaktif yang merusak lensa mata dan dapat secara langsung merusak DNA sel lensa,” tambah Echevarría-Lucas.
Katarak adalah salah satu penyebab paling umum dari gangguan penglihatan di seluruh dunia. Namun perubahan iklim juga menyebabkan peningkatan dalam kondisi mata lainnya. Ini termasuk keratitis, peradangan pada kornea, lapisan mata terluar yang bening; pterigium, pertumbuhan jaringan merah muda yang berlebihan di atas bagian putih mata (disebut sklera).
Lainnya adalah konjungtivitis, infeksi atau iritasi mata yang juga disebut pinkeye, catat Yee Ling Wong, dokter mata yang sedang menjalani pelatihan di Manchester Royal Eye Hospital di Inggris Raya dan salah satu penulis tinjauan tahun 2024 di Journal of Climate Change and Health.
Sebaiknya Anda baca juga:
Satu studi tahun 2023 yang melibatkan hampir 60.000 orang di Urumqi, di Tiongkok barat laut, menemukan bahwa suhu yang melebihi 28,7°C hanya 83°F meningkatkan risiko konjungtivitis sekitar 16 persen dibandingkan dengan suhu harian sekitar 10,7°C, atau 51°F.
“Musim serbuk sari yang lebih panjang dan peningkatan pertumbuhan jamur, yang keduanya dikaitkan dengan perubahan iklim, juga berkontribusi terhadap peningkatan konjungtivitis yang disebabkan oleh alergi,” kata dokter mata Malik Kahook di Fakultas Kedokteran Universitas Colorado.
Selain dampak langsung ini, kekeringan akibat iklim menyebabkan kerawanan pangan yang dapat menyebabkan kekurangan nutrisi penting, seperti tembaga dan vitamin B12, B1, dan B9, yang berisiko merusak saraf optik. Selama kekeringan, orang-orang sering kali terpaksa menggunakan air yang tidak aman, yang juga meningkatkan risiko infeksi mata.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ada beberapa cara untuk melindungi mata dari kerusakan akibat iklim. Pertama dan terutama, pekerja luar ruangan harus diberi tempat yang cukup teduh dan sering beristirahat untuk mendinginkan diri, kata Jesús Rodrigo Comino, seorang ahli geografi di Universitas Granada dan salah satu penulis studi Spanyol tersebut.
Ia juga merekomendasikan untuk mengenakan topi dengan pelindung mata yang melindungi mata, serta kacamata hitam dengan filter UV: Kacamata hitam menawarkan perlindungan hampir 38 persen lebih banyak daripada tidak mengenakannya, kata Rodrigo Comino.
Lensa kontak yang mengandung hidrogel yang memungkinkan lebih banyak oksigen mencapai kornea juga dapat membantu mencegah kerusakan akibat sinar UV, kata Rodrigo Comino. Lensa kontak ini tersedia secara luas dan umumnya diresepkan oleh para profesional perawatan mata di seluruh dunia.
Mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin A, C, dan E, serta triptofan, serta menghindari merokok dan minum alkohol, juga dapat membantu, tambahnya. Selain itu mengurangi gas rumah kaca perusak ozon, yang meningkatkan paparan sinar UV, merupakan kunci untuk melindungi kesehatan mata di tingkat global.
Dalam skenario iklim terbaik, panas yang disebabkan oleh iklim, kekeringan, dan gangguan mata lainnya akan terus memengaruhi orang-orang seperti Kamble. Beberapa program berupaya mengatasi masalah tersebut, termasuk Program Nasional untuk Pengendalian Kebutaan dan Gangguan Penglihatan di India, yang menyediakan akses ke operasi katarak yang terjangkau. Program tersebut menanggung biaya operasi Kamble. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!