Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Para Pekerja yang Masuk dalam Kelompok Rentan Mendapat Jaminan

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 07:27 WIB | Oleh:
Para Pekerja yang Masuk dalam Kelompok Rentan Mendapat Jaminan Doc: ist
Ket. perlndungan

BANGKALAN – Poara pekerja di setor yang rentan akan mendapat jaminan perlindungan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan, Jawa Timur memperluas perlindungan bagi pekerja rentan di wilayah itu dengan membantu mereka menjadi peserta program jaminan sosial tenaga kerja (jamsostek) pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.  

Bupati Bangkalan Lukman Hakim di Bangkalan Jumat mengatakan, langkah itu dilakukan, karena berdasarkan data pemkab banyak pekerja rentan di Bangkalan, khususnya di sektor informal yang tidak tercakup program perlindungan keselamatan kerja.  

"Karena itu, Pemkab Bangkalan langsung mengalokasikan anggaran untuk membantu mereka yang belum tercakup program perlindungan sosial keselamatan kerja tersebut agar bisa mendapatkan perlindungan keselamatan kerja," katanya.  

Menurut Bupati Lukman Hakim, pekerja rentan seperti nelayan, dan buruh tani memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi.

Karena itu, sambung dia, negara harus hadir memberikan perlindungan melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan.  

"Dengan adanya perlindungan tersebut, pekerja dapat mencari nafkah dengan lebih tenang, nyaman, dan produktif. Karena itu, pemerintah harus bisa hadir untuk memberikan back-up jaminan perlindungan bagi mereka," katanya.  

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Bangkalan ini lebih lanjut menjelaskan, hingga saat ini sebanyak 4.082 pekerja rentan di Kabupaten Bangkalan telah terdaftar dalam Program BPJS Ketenagakerjaan.  

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.906 orang merupakan nelayan, sementara sisanya adalah petani dan buruh tani. 

Melalui program ini, para pekerja rentan memperoleh perlindungan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), hingga bantuan beasiswa pendidikan bagi anak-anak peserta apabila terjadi risiko fatal terhadap orang tua mereka.

Menurut bupati, ke depan, Pemkab Bangkalan berkomitmen untuk terus memperluas cakupan perlindungan secara bertahap agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Wisata
MICE Salah Satu Kunci Pendo...
Nasional
Pemerintah Usut Dugaan WNI ...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.