Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasar Tanah Abang Dipasangi Tujuh Kamera Pengintai untuk Awasi Parkir Liar

📅 Rabu, 21 Mei 2025, 13:30 WIB | Oleh:
Pasar Tanah Abang Dipasangi Tujuh Kamera Pengintai untuk Awasi Parkir Liar Doc: antara foto
Ket. Pantauan situasi di Pasar Tanah Abang lewat kamera pengintai.

JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memasang sebanyak tujuh titik kamera pengintai atau CCTV di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, untuk mengawasi parkir liar.

“Kamera CCTV semuanya sudah terpasang di Kawasan Tanah Abang,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Jakarta, Rabu (21/5).

Menurut dia, kamera CCTV yang sudah terpasang di kawasan Tanah Abang berjumlah tujuh titik dan ditempatkan di titik-titik strategis di kawasan tersebut.

Ia menjelaskan nantinya setiap kamera CCTV akan dilengkapi pemasangan satu kamera lainnya di kawasan tersebut. “Saat ini sudah terpasang sebanyak 7 titik dan akan dilengkapi menjadi 8 titik kamera CCTV,” ujarnya.

Pemasangan kamera CCTV di kawasan Tanah Abang dilakukan untuk mengawasi adanya praktik parkir liar yang mengganggu jalan dan juga meresahkan masyarakat.

Apalagi kawasan Tanah Abang khususnya titik yang dipasang kamera CCTV sering dijadikan tempat parkir liar dengan tarif yang mahal.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakartamenindak tegas parkir liar di Jakarta, khususnya di Tanah Abang, apalagi peraturan mengenai hal tersebut sudah ada, namun tak dijalankan dengan baik.

“Secara khusus kami sampaikan kami akan menertibkan parkir-parkir liar termasuk yang terjadi di Tanah Abang,” kata Gubernur Pramono Anung Wibowo, Rabu (23/4).

Peraturan untuk menertibkan parkir liar sebenarnya sudah ada pergub-nya. Tapi tidak dijalankan secara baik," katanya.

Pramono mengaku telah memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menertibkan parkir liar.

Ia juga meminta petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau yang dikenal sebagai pasukan oranye untuk mendukung penindakan di lapangan. “Secara khusus hari ini saya mengundang PPSU atau pasukan oranye yang berani mencegah penindakan kepada masyarakat yang menggunakan motor yang naik ke trotoar. Karena yang begitu-begitu harus diberi penghargaan,” kata Pramono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.