Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bangka Gencar Kampanye Cegah Stunting di Desa Lokus

📅 Senin, 19 Mei 2025, 10:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Bangka Gencar Kampanye Cegah Stunting di Desa Lokus Doc: Antara Foto
Ket. Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Nora Sukma Dewi. Saya optimis dengan kerja bersama melakukan pencegahan dan penanganan, kasus stunting di sejumlah desa lokasi fokus dapat diturunkan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), gencar kampanye pencegahan stunting karena masih menemukan balita di daerah itu kekurangan gizi.

"Kampanye pencegahan stunting terutama bagi masyarakat di lokasi khusus stunting sangat penting, supaya semua balita tumbuh sehat," kata Penjabat (Pj) Bupati Bangka Jantani Ali di Sungailiat, Senin.

Ia mengatakan pencegahan stunting menjadi tanggung jawab semua pihak termasuk peran swasta, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan.

"Masalah ini tidak bisa hanya diselesaikan oleh pihak pemerintah tanpa dukungan pihak lain," ujarnya.

Dinas Pangan dan Pertanian, kata Jantani Ali, ikut andil dengan mendorong masyarakat mengonsumsi makanan sehat meskipun sederhana namun mengandung gizi seperti, jenis umbi-umbian yang mudah di jangkau oleh masyarakat di desa.

Kasus stunting menjadi perhatian serius baik pemerintah pusat maupun daerah supaya segera diselesaikan guna kepentingan generasi muda Indonesia yang tumbuh sehat.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Nora Sukma Dewi menyebut angka stunting di Kabupaten Bangka sampai dengan April 2025 sebesar 1,17 persen atau 269 balita dari 23.013 balita yang ditimbang.

"Saya optimis dengan kerja bersama melakukan pencegahan dan penanganan, kasus stunting di sejumlah desa lokasi fokus dapat diturunkan," kata Nora.

Banyak indikator penyebab stunting, kata dia, mulai pernikahan dini, keterbatasan pengetahuan masyarakat terutama di desa mengenai pola asupan makanan bergizi bagi balita dan hal yang lain.

Diketahui dari beberapa desa lokasi fokus stunting, terdapat satu desa yakni Desa Mendo yang mengalami peningkatan kasus stunting sebanyak 10 balita.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.