Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wabup Bantul Sebut 75 Desa di Bantul Jadi Sasaran Strategis Pembinaan Pengembangan Kebudayaan

📅 Kamis, 28 Agu 2025, 15:55 WIB | Oleh:
Wabup Bantul Sebut 75 Desa di Bantul Jadi Sasaran Strategis Pembinaan Pengembangan Kebudayaan Doc: antara foto
Ket. Wakil Bupati (Wabup) Bantul Aris Suharyanta saat penyerahan Surat Keputusan (SK) Penetapan Kelurahan Rintisan Budaya di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kemarin.

BANTUL - Wakil Bupati (Wabup) Bantul Aris Suharyanta menyatakan desa atau kelurahan di daerahnya menjadi sasaran strategis dalam pembinaan dan pengembangan kebudayaan.

“Kelurahan adalah pusat kehidupan masyarakat sehingga menjadi sasaran strategis dalam pembinaan dan pengembangan kebudayaan,” kata dia setelah penyerahan Surat Keputusan (SK) Penetapan Kelurahan Rintisan Budaya di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kemarin.

Dia mengatakan ke depan, seluruh kelurahan di Bantul berjumlah 75 desa akan mendapatkan pendampingan dari Dinas Kebudayaan melalui berbagai program strategis untuk memajukan serta melestarikan nilai-nilai budaya.

"Dan penetapan 10 kelurahan sebagai kelurahan rintisan budaya ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang bagi pemerintah kelurahan menuju Desa Budaya Paripurna," katanya.

Ia mengatakan Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul juga terus meningkatkan komitmen dalam pemajuan dan pelestarian adat, serta tradisi budaya di setiap kelurahan, sebagai bagian dari amanah Undang Undang Keistimewaan DIY.

"Dan sesuai dengan visi kami, yaitu Bantul Bumi Satriya kita ingin budaya tidak hanya dipandang sebagai warisan masa lalu, tetapi juga sebagai energi yang penuh untuk pelestarian di masa kini dan masa depan," katanya.

Dalam kesempatan itu, ia mengukuhkan Keanggotaan Dewan Kebudayaan Bantul Periode 2024–2027 dengan harapan anggota baru tersebut dapat membawa semangat segar, gagasan inovatif, dan komitmen kuat untuk membangun kebudayaan Bantul yang lebih maju.

"Dewan Kebudayaan Bantul diharapkan menjadi wadah strategis dalam menjembatani persoalan budaya di masyarakat sekaligus mitra pemerintah dalam merumuskan strategi pembangunan kebudayaan," katanya.

Saat ini, di Bantul dari 75 kelurahan sudah terdapat 51 kelurahan rintisan budaya yang beberapa di antaranya sudah menjadi desa budaya. Dalam menentukan status desa itu dilakukan verifikasi oleh tim independen yang melibatkan akademisi, praktisi, budayawan, dan seniman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.