Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Selama 2024, Pendapatan Hotel Sahid Jaya Naik 17,18%

📅 Sabtu, 17 Mei 2025, 10:05 WIB | Oleh:
Selama 2024, Pendapatan Hotel Sahid Jaya Naik 17,18% Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA - PT Hotel Sahid Jaya International, Tbk (SHID), menggelar Public Expose yang memaparkan rangkuman hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), pada Jumat (16/05) bertempat di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, yang disampaikan oleh Direktur PT Hotel Sahid Jaya International, Tbk, Hengky Roy.

"Salah satu yang dipaparkan adalah ringkasan kinerja keuangan Perseroan tahun 2024 yang tumbuh berkelanjutan dengan tren pertumbuhan positif dimana dari segi pendapatan pada tahun 2024 mengalami kenaikan sebesar 17,18 persen dari Rp. 133,1 miliar di tahun 2023 menjadi Rp. 155,9 miliar pada tahun 2024," kata Hengky di Jakarta, kemarin.

Selanjutnya, paparnya, ringkasan kinerja keuangan Perseroan tahun 2024 mengalami pertumbuhan positif dan diharapkan akan semakin meningkatkan kinerja perseroan pada tahun-tahun berikutnya.

Hengky pun mengungkapkan ringkasan kinerja keuangan Perseroan tahun 2024 yang terus menunjukkan tren pertumbuhan positif. Diantaranya dari segi pendapatan pada tahun 2024 telah mengalami kenaikan sebesar 17,18 persen dari Rp. 133,1 miliar di tahun 2023menjadi Rp. 155,9 miliar pada tahun 2024.

Kontributor pertumbuhan pendapatan Perseroan di tahun 2024 diperoleh dari segmen Food and Beverage yang menyumbang pendapatan sebesar 61 persen terhadap penerimaan pendapatan tahun 2024 dan selanjutnya dari segmen room yang menyumbang pendapatan sebesar sebesar 32 persen terhadap penerimaan pendapatan di tahun 2024,” jelasnya.

Hengky melanjutkan, pada tahun 2024, tarif kamar rata-rata Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta mengalami kenaikan sebesar 3,60 persen dibandingkan tahun 2023. Dan untuk tingkat hunian rata-rata Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta di tahun 2024 mengalami kenaikan sebesar 2,12 persen dibandingkan tahun 2023.

Evaluasi serta penerapan strategi yang tepat akan terus dilakukan dan dikembangkan oleh Perseroan sesuai dengan kondisi market yang bertujuan untuk mempertahankan prosentase occupancy untuk meraih target market yang ada sehingga kedepannya dapat meningkatkan pendapatan Perseroan pada tahun-tahun berikutnya.

Sementara itu, kata Hengky, pada Beban Pokok Penjualan di tahun 2024 mengalami penurunan sebesar 0,11 persen dari tahun 2023 dan untuk Beban Umum dan Administrasi Perseroan di tahun 2024 mengalami penurunan sebesar 10,62 persen dari tahun 2023.

"Untuk meningkatkan pelayanan pada customer yang menginap, beberapa lift pada Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta telah selesai dilakukan modernisasi yaitu dengan melakukan upgrade pada tombol panel lift menjadi lebih modern serta melakukan pembaharuan pada area dalam lift untuk peningkatan servis kepada para tamu yang menginap maupun pengunjung yang sedang melangsungkan kegiatannya di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta," katanya.

Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta berencana untuk melakukan kerjasama dengan pembuatan area charging station untuk electronic vehicle sehingga dapat dimanfaatkan untuk tamu yang menginap.

Selanjutnya, untuk strategi pengembangan bisnis yang dilakukan Perseroan pada unit Hotel Sahid Bandar Lampung juga dilakukan dengan melakukan renovasi pada area ballroom sehingga dapat memberikan peningkatan pelayanan kepada para tamu yang akan menggunakan ballroom di Hotel Sahid Bandar Lampung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bermula dari apk ijo asing yang masuk jadi ...
    Tolong pak presiden jgn cuma bacot MBG truss ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Rona
Deadpool dan Wolverine  Men...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.