Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sulteng Berjuang Minimalkan Konflik Agraria yang Marak

📅 Kamis, 15 Mei 2025, 13:47 WIB | Oleh:
Sulteng Berjuang Minimalkan Konflik Agraria yang Marak Doc: ist
Ket. Mengukur tanah

PALU – Di mana-mana konflik pertanahan menyusahkan rakyat kecil. Ini tak terkecuali juga terjadi di Sulawesi Tengah. Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengatakan Satuan Tugas (Satgas) Penyelesaian Konflik Agraria (PKA) telah mengidentifikasi 17 sumber konflik.

"Baru dua bulan dibentuk, Satgas telah mengidentifikasi 17 kasus konflik agraria Sulteng," kata Gubernur Sulteng Anwar Hafid dalam keterangan tertulis di Palu, Kamis.

Hal ini menunjukkan bahwa persoalan tersebut nyata dan harus segera ditangani dengan pendekatan yang tepat. Gubernur menegaskan bahwa konflik agraria tidak hanya menjadi persoalan di Sulawesi Tengah, tetapi juga terjadi di banyak daerah lain di Indonesia.

Oleh karena itu, ia mendorong agar satgas dapat berperan aktif dalam mencari solusi yang berkeadilan dan berpihak ke masyarakat. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga telah melaksanakan rapat koordinasi dalam upaya penanganan konflik agraria tersebut.

Konflik agraria, kata dia, tidak boleh ditunda penyelesaiannya, karena sangat penting untuk memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan mengawal hak-hak masyarakat.

"Satgas ini penting untuk mengidentifikasi masalah dan memberikan rekomendasi kepada saya, agar saya bisa mengambil kebijakan yang adil dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat," ujarnya.

Anwar juga meminta Satgas PKA untuk segera menginventarisasi setiap kasus yang masuk dan menyusunnya dalam bentuk resume dengan analisis teknis.

Ini perlu dilakukan agar pemerintah dapat menarik simpulan menyeluruh yang menjadi dasar mediasi antarpihak yang bersengketa.

Ia juga mengapresiasi kinerja Satgas PKA yang telah bekerja efektif membantu pemerintah daerah dalam merespons persoalan agraria yang terjadi di tengah masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Menlu Marco Rubio Tegaskan ...
Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.