Pemerataan Pelabuhan di Sulawesi Utara dan Selatan, Pemerintah Dorong Akses Maritim Berkeadilan
📅 Jumat, 09 Mei 2025, 11:30 WIB | Oleh: Yebdi TrismarNantinya, TPKNM juga akan ditunjang oleh konektivitas darat melalui jalan tol yang lebih terintegrasi dan terhubung dengan jalan tol yang telah ada.
Transformasi menyeluruh
Demi menunjang kegiatan perdagangan melalui jalur laut, baik di Sulawesi Utara maupun Selatan, juga tidak lepas dari upaya panjang transformasi pelabuhan yang berkelanjutan.
PT Pelindo Petikemas pun mengajak TPK-TPK di Indonesia untuk berjalan bersama-sama demi memangkas kesenjangan sumber daya manusia, layanan maupun fasilitas di bagian barat dan timur Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sehingga, tidak hanya membuat citra pelabuhan menjadi lebih baik, tapi juga ditunjang oleh perubahan budaya kerja yang memiliki standar yang sama.Di TPK Bitung dan New Makassar, denah transformasi sudah mulai dijalankan sejak tahun 2023 melalui kajian mendalam terkait pemenuhan dasar kebutuhan operasi, re-layouting, hingga melihat dengan detil kondisi dan kebutuhan alat.
Langkah pemerataan standardisasi pun dimulai pada tahun 2024, yang mencakup kemampuan dan kompetensi untuk pekerja dan operator, alat dan infrastruktur yang sesuai, hingga kesadaran akan keselamatan kerja.
Upaya ini kemudian diikuti dengan pemberlakuan sistem kerja dan operasional yang lebih terintegrasi dan terus dikembangkan.
Harapannya, dengan data yang lebih terintegrasi melalui penggunaan teknologi yang tepat, tujuan jangka panjang pelabuhan dapat menjadi lebih akurat dan bermanfaat bagi seluruh penyedia dan pengguna layanan di TPK.
Selain itu, pemerataan juga hadir dalam bentuk kesetaraan bagi pekerja perempuan di pelabuhan.
VP Corporate Communication PT Pelindo Terminal Petikemas R Suryo Khasabu mengatakan bahwa jumlah pekerja perempuan secara korporasi adalah 8 persen atau 565 orang dari keseluruhan 7.053 pekerja di perusahaan.
Sebanyak 24,78 persen atau 140 orang dari 565 pekerja perempuan itu, merupakan mereka yang bekerja di bidang operasional yang langsung berkaitan dengan bisnis perusahaan.
Suryo mengatakan, pihaknya senantiasa membuka lowongan pekerjaan yang terbuka untuk laki-laki dan perempuan, berikut dengan kualifikasi dan seleksi yang telah ditentukan perusahaan.
Salah satu pekerja perempuan di pelabuhan, contohnya adalah Putri Rahmawati Wojaa, yang merupakan operator Rubber Tyred Gantry Crane (RTG) di TPK Bitung sekaligus satu-satunya operator wanita di atas alat di TPK seluruh Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!