Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerataan Pelabuhan di Sulawesi Utara dan Selatan, Pemerintah Dorong Akses Maritim Berkeadilan

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 11:30 WIB | Oleh:
Pemerataan Pelabuhan di Sulawesi Utara dan Selatan, Pemerintah Dorong Akses Maritim Berkeadilan Doc: Antara Foto
Ket. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan mendorong pemerataan infrastruktur pelabuhan sebagai bagian dari strategi pembangunan maritim nasional.

Dari pusat ibu kota Sulawesi Utara, perjalanan ke Pelabuhan Bitung melalui jalan bebas hambatan memakan waktu sekitar 30 menit. Dari jauh, sejumlah aktivitas di Terminal Petikemas (TPK) Bitung pun samar-samar terlihat sibuk.

Salah satu jantung kegiatan di tempat itu adalah aktivitas ekspor dan impor yang belakangan menunjukkan tren yang cukup tinggi, sehingga turut berdampak pada perputaran roda ekonomi lokal.

Pada tahun lalu,  nilai ekspor dari TPK Bitung sebanyak 5.026 twenty foot equivalent units (TEUs) atau meningkat 85,19 persen dari tahun 2023 (yoy).

Sementara, selama periode triwulan I/2025, realisasi ekspor adalah 1.435 TEUs, dan impor 588 TEUs.

Berdasarkan data yang dibagikan, China, Brasil, dan Amerika Serikat merupakan tiga negara tujuan ekspor dari Sulawesi Utara dengan nilai paling besar per Maret 2025.

Nilai yang masuk dari kegiatan ekspor ke China adalah sebesar 30,93 juta dolar AS (Rp510,48 miliar), Brasil dengan nilai 11,88 juta dolar AS (Rp 196 miliar), dan Amerika Serikat sebesar 9,26 juta dolar AS (Rp152,8 miliar).

Adapun, sejumlah komoditas ekspor dari Bitung yang menjadi barang favorit antara lain ikan tuna kaleng, konsentrat air kelapa, kelapa kering, choco chip, hingga bunga pala.

Tak hanya ditunjang oleh produksi olahan ikan dan kelapa, kehadiran pabrik olahan kertas yang telah beroperasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung sejak tahun 2023 juga turut berkontribusi cukup besar untuk kegiatan ekspor dari Bitung ke beberapa negara seperti China, Vietnam, dan Malaysia.

Utara ke selatan

Peningkatan aktivitas ekspor dan impor juga terjadi di bagian selatan Sulawesi, yaitu Terminal Petikemas New Makassar (TPKNM), yang ditargetkan untuk menjadi pelabuhan hub utama domestik Indonesia bagian timur dan internasional.

Adapun Pelabuhan Makassar sebagai hub international menghubungkan  Laut Cina Selatan, Samudera Pasifik, serta Australia dan Oseania.

Data pada tahun 2024 menunjukkan bawa kegiatan ekspor-impor dari dan ke TPK New Makassar adalah sebesar 743.321 TEUs, meningkat secara tahunan (yoy), dengan sebelumnya mencatatkan 717.883 TEUs.

Di sisi lain, pengembangan TPKNM atau Makassar New Port ini terbagi menjadi tiga fase yang tersusun di dalam rencana utama  dengan mempertimbangkan target kapasitas dan potensi traffic yang ada.

Saat ini, pengembangan tahap 1A, B, dan C telah selesai dengan kapasitas 2,5 juta TEUs untuk keseluruhan tahapan I. Angka ini jauh lebih tinggi daripada Terminal 1 (TPM) yang hanya memiliki kapasitas 700 ribu TEUs/tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Mendukbangga Sebut Tiga Isu Ancam Masa Depan Remaja

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Mendukbangga Sebut Tiga Isu...

Pemkot Tangerang Normalisasi 7 Lokasi Prioritas

51 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Tangerang Normalisas...
Megapolitan
BPBD Kota Tangerang Siapkan...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Dukung Sek...
Advertisement
Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.