Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Raja Charles akan Membuka Sidang Parlemen Kanada di Tengah Ancaman Trump yang akan Mencaplok Negara Itu

📅 Sabtu, 03 Mei 2025, 08:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Raja Charles akan Membuka Sidang Parlemen Kanada di Tengah Ancaman Trump yang akan Mencaplok Negara Itu Doc: The Sun
Ket. Raja Charles III

TRENTON - Raja Charles akan melakukan kunjungan ke Kanada untuk membuka sesi baru Parlemen Kanada pada akhir bulan ini, demikian diumumkan pada Jumat.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengatakan bahwa ia mengundang Raja Charles menyampaikan pidato untuk membuka sidang Parlemen Kanada pada 27 Mei mendatang.

Kunjungan tersebut dipandang sebagai upaya menegaskan kedaulatan Kanada di tengah ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang hendak menjadikan negara tersebut sebagai "negara bagian ke-51" AS.

"(Kunjungan Raja Charles) akan menegaskan kedaulatan negara kita," kata Carney dalam sebuah konferensi pers.

Kanada merupakan bekas koloni Inggris dan kini adalah anggota Persemakmuran Bangsa-Bangsa. Raja Charles merupakan kepala negara Kanada.

"Beliau adalah kepala negara tertinggi kita," ucap PM Kanada.

Namun demikian, Raja Charles masih belum angkat bicara terhadap pernyataan berulang Trump soal keinginannya mencaplok Kanada.

"Raja Charles, ditemani dengan sang Ratu, akan menghadiri Upacara Pembukaan sesi baru Parlemen Kanada di Ottawa," demikian disampaikan Istana Buckingham dalam pernyataan tertulisnya, Jumat.

Dalam upacara tersebut, Raja Charles akan menyampaikan pidato dari singgasananya untuk merinci prioritas pemerintahan Kanada tahun ini. Biasanya, pidato tersebut dibacakan di hadapan Parlemen oleh Gubernur Jenderal yang menjadi perwakilan monarki Inggris di Kanada.

Sambutan langsung oleh monarki Inggris tersebut akan menjadi yang pertama kalinya sejak Ratu Elizabeth berkesempatan membuka Parlemen Kanada secara langsung dalam kunjungannya pada 1977.

"Ini adalah kehormatan bersejarah yang layak dan sesuai dengan beban yang kita hadapi," kata Carney.

"Senin lalu, rakyat Kanada memilih pemerintahan baru yang akan menghadapi Presiden Trump dan membangun ekonomi yang kuat," ucap PM Kanada itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.